Oleh: Supadmi SPd
Oleh: Supadmi SPd

MASYARAKAT Jawa memang memiliki adat, tradisi dan budaya yang sangat kuat. Berbagai adat dan tradisi budaya Jawa sangat kental dalam kehidupan masyarakat. Segala sesuatunya pasti dikaitkan dengan adat Jawa, khususnya. Akan tetapi, sekarang ini banyak orang yang menyatakan jika budaya Jawa telah luntur. Lunturnya budaya Jawa menurut pakar budaya memang diakibatkan oleh banyak faktor. Dengan demikian, tidak salah jika sekarang ini budaya Jawa semakin tidak dikenal, bahkan oleh suku Jawa asli. Sebuah penelitian menyebutkan jika dalam beberapa tahun ke depan, budaya Jawa mungkin bisa hilang karena sudah tidak ada yang memperdulikan.

Salah satu faktor yang menjadi penyebab lunturnya budaya Jawa adalah budaya populer. Sekarang ini semua pemuda Jawa sangat tertarik dengan budaya populer. Memang budaya populer tidak bisa dihindari. Hal ini disebabkan adanya berbagai macam media yang membuat budaya asing tersebut mudah masuk.

Sekarang ini banyak orang Jawa yang tertarik dengan budaya dari barat dan juga Korea. Pengaruh kedua budaya asing tersebut sangat kuat hingga banyak orang yang memilih untuk memberikan anaknya pelajaran bahasa asing dari pada bahasa Jawa. Dengan demikian, budaya Jawa semakin lama akan hilang.

Faktor lain yang membuat budaya Jawa menjadi luntur adalah karena arus modernitas. Sekarang ini banyak orang yang merasa modern dan membuat mereka malas untuk mengerti akan budaya Jawa. Arus modernitas membuat seseorang lebih suka dengan sesuatu yang terlihat praktis. Kita semua tahu,bahwa budaya Jawa termasuk budaya yang kompleks dan tidak simpel. Akan tetapi, dalam budaya Jawa terdapat banyak sekali makna kehidupan yang harus dipahami. Dengan hilangnya lunturnya budaya Jawa, ternyata membuat banyak orang Jawa yang kehilangan arah.

Semua faktor tersebut memang akan menjadi awal dari hilangnya budaya Jawa. Budaya Jawa yang ada sekarang ini memang tidak seperti dulu. Di mana pada masa lalu, budaya Jawa adalah salah satu budaya yang paling unggul di dunia. Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya peninggalan budaya Jawa yang ada sekarang ini. Dengan adanya kenyataan sekarang ini, harusnya kita semua sadar jika budaya Jawa harus terus dilestarikan agar anak cucu kita dapat mengenal budaya Jawa dengan baik.

Falsafah hidup orang Jawa yang sangat humanis misalnya, ungkapan tradisional tepa slira. Tepa slira merupakan bagian dari konsep tentang rasa dalam kehidupan orang Jawa. Yang dikategorikan rasa adalah bukan sekadar rasional, tetapi lebih dari itu, yakni yang berhubungan dengan hati.