33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Operasional Bank Rawan Gratifikasi

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG – Target penyaluran kredit yang cukup besar membuat pihak perbankan berisiko tersangkut masalah hukum. Saat ini masih terdapat persepsi dan kekhawatiran apabila kredit yang disalurkan menjadi bermasalah dan macet, maka dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

Dirut Bank Jateng Supriyatno mengatakan sebagai pejabat bank, sering dihadapkan pada tuntutan untuk mengambil keputusan bisnis yang berada pada area abu – abu. “Disinilah kita perlu mengenali kebijakan – kebijakan apa saja yang kita ambil dan dirasa benar namun ternyata dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi,” ujarnya usai “Sosialisasi Pencegahan TerhadapTindak Kecurangan dalam Operasional Perbankan” yang digelar di kantor pusat Bank Jateng, Jumat (24/11).

Di sisi lain lanjutnya, operasional bank juga sering bersinggungan dengan aktivitas yang dapat digolongkan gratifikasi. Terkadang pihaknya belum dapat mengenali secara pasti dimana area – area yang dapat dikategorikan sebagai gratifikasi.

Dikatakannya,  saat ini, masih saja ada kejadian fraud, baik yang dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal yang dalam penyelesaiannya masih menggunakan mekanisme hubungan industrial. “Sebagai pengawas perbankan dimana OJK juga berperan sebagai penyidik, maka penting bagi kita untuk mengetahui apakah fraud yang memenuhi unsur Tindak Pidana Perbankan (Tipibank) dapat difasilitasi penyelesaiannya oleh OJK,” tandasnya pada kegiatan yang juga dihadiri Direktur Bisnis Bank Jateng Pujiono dan Direktur Operasional dan UUS Bank Jateng Hanawijaya ini.

Dia berharap dengan sosialisasi yang disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat  menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut dan pada akhirnya dapat digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari

Muhamad Najib Wahito dari Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK mengatakan melihat korupsi tidak bisa di cluster, melainkan harus dari sudut pandang yang luas. Dia membagi korupsi menjadi government crime, corporate crime, dan organize crime.

Dia juga menyoroti jumlah tersangka tindak pidana korupsi dari sektor swasta yang cukup besar. “Sejak tahun 2014 hingga September 2017, ada 170 orang dari sektor swasta yang terlibat,” ujarnya. Sektor swasta banyak terlibat korupsi dalam hal pengadaan barang dan jasa, serta penyuapan.

Sementara Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Regional 3 Jateng & DIY, Hans Ori Lewi Naryo menyoroti Tindak Pidana Perbankan (Tipibank). Yaitu pelanggaran terhadap ketentuan perbankan yang diatur dan diancam dengan pidana berdasarkan UU Perbankan dan UU lainnya yang berhubungan dengan perbankan. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Kapolda Ajak Menjaga Kebhinekaan

SEMARANG- Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono me-lauching buku karyanya berjudul "Memimpin dalam keberagaman, Kearifan Lokal menjaga NKRI". Peluncuran buku dikemas dalam acara bedah...

Enam Siswa Segera Diperiksa

MUNGKID— Penyelidikan terhadap laporan kasus dugaan bullying disertai kekerasan terhadap pelajar SMA Taruna Nusantara (TN) berinisial MIH, 15, terus berlanjut. Polres Magelang sudah mengirimkan...

Addies Adelia Ajari Memasak Kue Lebaran

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 60 orang peserta mengikuti  kegiatan  Cooking Class bersama Garnita Jateng dengan tema "Resep Millenial Kue Lebaran" di kantor DPW Partai...

Longsor, 5 Rumah Rusak, Jalan Putus

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Sebanyak lima rumah rusak akibat longsor yang terjadi di wilayah Sukorejo RT 1 RW VII, Gunungpati, Minggu (18/2). Selain itu, longsor juga mengakibatkan...

Polisi Pastikan Video Telur Palsu Hoax, Pemeran Video Minta Maaf

JawaPos.com - Bareskrim Polri memastikan video mengenai telur palsu di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat, hanya hoax. Bahkan, pemeran video, Syahroni meminta maaf atas...

Gelapkan Motor di 31 Lokasi

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Jajaran Reskrim Polsek Sidorejo menangkap AY alias Gering, 27, warga Dusun Banjarsari Desa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, Minggu (18/2). Gering...