PGN MENGAJAR : Direktur Keuangan dan Administrasi KJG (Kalimantan Jawa Gas) Sahat Simarmata memberikan materi perkembangan PGN dalam program PGN Mengajar di SMA Negeri 10 Semarang, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PGN MENGAJAR : Direktur Keuangan dan Administrasi KJG (Kalimantan Jawa Gas) Sahat Simarmata memberikan materi perkembangan PGN dalam program PGN Mengajar di SMA Negeri 10 Semarang, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Puluhan siswa SMA Negeri 10 Semarang antusias mendengarkan setiap penjelasan terkait minyak dan gas bumi. Mereka juga dimotivasi untuk mau berkarir di bidang perminyakan dan gas bumi.

Direktur Keuangan dan Administrasi PT Kalimantan Jawa Gas (KJG), Sahat Simarmata memberikan pengetahuan mengenai BUMN, khususnya KJG. Ia menjelaskan, pemilihan SMA Negeri 10 Semarang dikarenakan satuan pendidikan tersebut dekat dengan stasiun KJG yang ada di Tambaklorok. “Sekaligus untuk mendekatkan KJG dengan sekolah yang berada di pesisir utara Semarang,” ungkapnya usai acara.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga sebagai upaya BUMN beserta badan usaha yang menjadi bagian di dalamnya untuk meningkatkan semangat generasi muda Indonesia dalam membangun negeri.

Tak hanya itu, ia pun menjelaskan tentang mekanisme jaringan gas (jargas) bumi yang kini sudah menyentuh angka ribuan rumah yang tersebar mulai dari provinsi Nanggroe Aceh Darussalam hingga Sorong, Papua. “Para siswa juga diberi pengetahuan mengenai industri gas baik yang dikelola oleh PGN dari mulai eksplorasi pengeboran minyak hingga pendistribusian gas terseebut,” jelasnya.

Di Kota Semarang, baru beberapa ratus rumah saja yang sudah teraliri gas oleh PGN. Namun pihaknya akan terus menggenjot pemanfaatan gas bumi bagi industri rumah tangga maupun yang digunakan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, KJG menyalurkan bantuan sarana pendidikan berupa komputer sebanyak 10 unit. KJG berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna menunjang kegiatan belajar mengajar siswa. (tsa/ric)