PURWOREJO—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purworejo menargetkan 29.045 penduduk yang belum ber-e-KTP untuk melakukan perekaman pada akhir Desember 2017.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, membeber, berdasarkan data Konsolidasi Bersih semester I 2017, jumlah penduduk di  Purworejo sebanyak 771.203. Dari jumlah itu, penduduk wajib KTP sebanyak 592.038 orang.

Artinya,  95,09 persen telah melakukan perekaman e-KTP. “Dengan begitu, tinggal 29.045 atau 4,91 persen dari jumlah penduduk wajib KTP yang belum melakukan perekaman,” kata Sukmo, kemarin.

Sukmo menjelaskan, dari  4,91 persen penduduk yang belum rekam e-KTP, kebanyakan warga baru. Mereka memiliki dokumen kependudukan berdomisili di Purworejo, tapi bertempat tinggal di luar daerah atau luar negeri.  “Yang belum rekam e-KTP rata-rata telah beralih status memiliki KTP di daerah lain, tapi status di  Purworejo belum dihapus.” Istilahnya, sebut Sukmo, duplicate record.

Dikatakan, pihaknya telah mendapatkan intruksi dari pemerintah pusat untuk menuntaskan perekaman hingga akhir 2017. Menindaklanjuti hal itu, dinas melakukan jemput bola. Mendatangi seluruh instansi dan sekolah-sekolah untuk perekaman e-KTP.

“Kami juga akan mengirimkan surat kepada seluruh desa/kelurahan agar penduduknya yang belum terekam dapat segera melakukan perekaman di kantor kecamatan masing-masing.” Dikatakan, pusat telah memberikan data by name by address. “Data itu kami teruskan ke desa/kelurahan. Pemerintah desa nanti yang akan mencocokkan dan meminta warganya untuk melakukan perekaman.” (jpg/isk)