“Harapan kami demikian,  KIA tidak hanya sekadar kartu identitas anak. Tapi, punya manfaat yang banyak dan beragam.”

ARIFIN MUSTOFA Ketua Komisi A DPRD Kota Magelang

MAGELANG–Komisi A DPRD Kota Magelang meminta Pemkot memaksimalkan manfaat Kartu Identitas Anak (KIA), tidak hanya sebatas identitas saja. Tetapi juga memiliki keuntungan bagi pemegang kartu. Sebab,  KIA telah diarahkan oleh pemerintah pusat bisa memberikan kemudahan bagi anak.

“Harapan kami demikian,  KIA tidak hanya sekadar kartu identitas anak. Tapi, punya manfaat yang banyak dan beragam,” kata Ketua Komisi A DRPD Kota Magelang, Arifin Mustofa, S. Pd I, Kamis (23/11) kemarin.

Arifin melanjutkan, “Saat kami kunjungan ke Makasar, fungsi itu sudah jadi realita, tinggal di Kota Magelang. Maunya ini seperti apa? Saya kira Kota Magelang bisa.”

Arifin menilai, hingga kini KIA masih sekadar kartu identitas saja. Artinya,  belum ada benefit atau keuntungan seperti yang telah dijanjikan sebelumnya oleh pemerintah. Terkait hal itu, Arifin berharap Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil)  segera merealisasikan benefit atau keuntungan tersebut.  Contoh benefit atau keuntungan, lanjut Arifin, seperti diskon, beasiswa, atau hadiah  bekerja sama dengan pihak-pihak tertentu. Seperti toko buku dan alat tulis, toko pakaian, bank, taman rekreasi,  tempat olahraga, dan  museum.

“Segera jalin kerja sama dengan pihak-pihak lain, agar anak dapat fasilitas, Ini hak anak. Kami akan dorong dinas untuk ke arah itu.” Politisi PKS itu meminta agar  Dindukcapil segera merealisasikan dan bukan sekadar wacana.

Kendati demikian, Arifin berharap dalam proses tersebut, harus mengikuti aturan yang ada. “Bisa sesegera mungkin  disusun regulasi yang akan mengatur terkait pemberian benefit tersebut.” Nantinya, regulasi tidak boleh merugikan siapapun. “Agar tidak menjadi masalah di kemudian hari.”

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Kota Magelang, Hartoko, mengakui, hingga kini KIA masih sekadar identitas anak. Artinya, belum disertai dengan benefit. “Seharusnya memang disertai benefit atau keuntungan. Ini harus menunggu kerja sama dengan pihak pengusaha, terkait kesiapannya,” kata  Hartoko.

Hartoko mengklaim, pihaknya telah menyusun rencana untuk mewujudkan benefit bagi para pemegang KIA. Baik berupa diskon alat-alat dan perlengkapan sekolah, buku pelajaran, sampai tempat wisata atau hiburan untuk anak. Hanya saja, pelaksanaannya masih menunggu kesiapan pengusaha. Sebab, jangka panjangnya,  dinas harus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang bisa  memberikan benefit bagi anak-anak pemegang KIA. (cr3/isk)