KAMPANYE : Muspika Kecamatan Gringsing saat foto bersama Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, di sela-sela kampanye pemasangan alat KB gratis. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
KAMPANYE : Muspika Kecamatan Gringsing saat foto bersama Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, di sela-sela kampanye pemasangan alat KB gratis. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG–Untuk mengendalikan jumlah penduduk, pemerintah gencar menggalakkan gerakan Keluarga Berencana (KB), dengan pemasangan alat KB kepada masyarakat. Sebagaimana di Puskesmas Gringsing, pemasangan alat KB diberikan gratis. Bahkan, para peserta KB yang disebut akseptor KB diberi bingkisan sembako sebagai bentuk apresiasi.

Kepala Puskesmas Gringsing II, dr Didy Sugiharto mengatakan bahwa antusiasme dan kesadaran masyarakat untuk ikut program KB saat ini sudah tergolong tinggi. Seperti di Gringsing, baru seminggu Gerakan KB Gratis dibuka, sudah melakukan pemasangan kepada 40 akseptor KB.

“Seminggu kemarin, kami melakukan program KB gratis, tidak hanya di Puskesmas, namun juga di tempat lain. Ternyata antusiasme masyarakat cukup tinggi,” ucapnya, Kamis (23/11) kemarin.

Diungkapkan lebih lanjut, program KB gratis ini dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika dan Persatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Yang mana TNI dari Koramil 03 Gringsing bekerjasama dengan Tim Puskesmas Gringsing II mengadakan Pelayanan KB Gratis berupa pemasangan IUD dan Implan kepada masyarakat umum yang berada di wilayah Kecamatan Gringsing, khususnya bagian barat atau wilayah kerja Puskesmas Gringsing II. “Pemasangan KB gratis kami mulai Senin (20/11) lalu, dan berlanjut di hari berikutnya,” jelasnya lagi.

Dandim 0736/Batang sengaja datang bersama Muspika Kecamatan Gringsing turut memantau kegiatan pengendalian jumlah penduduk tersebut. Lebih lanjut terang dr Didy, pihaknya telah memberikan layanan berupa pemasangan 19 implan dan 1 IUD. Kemudian hari berikutnya di Puskesmas Gringsing I melanyani akseptor sebanyak 40 orang.

“Wilayah kerja kami meliputi 5 desa. Untuk ke depannya, kami minta penambahan karena kenyataan di lapangan banyak masyarakat dari desa luar wilayah kami, yang berobat ke sini. Selain itu, kami juga menggalakkan pola hidup sehat keluarga. Kami sudah berhasil mengentaskan dua desa yaitu Sentul dan Surodadi yang sudah bebas BABS,” kata dokter Didy.

Terpisah, Dandim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha terus mengingatkan pentingnya hidup sehat. Karena sehat lebih berharga, dengan sehat manusia bisa berkatifitas dan lebih produktif. “Kami ingin masyarakat terus menjaga hidup sehat,” kata Dandim. (han/sct/ida)