Anggota PP Babak Belur

413

SEMARANG-Seorang pemuda anggota Pemuda Pancasila (PP) babak belur dikeroyok sekumpulan orang tak dikenal di Jalan Sendowo alias Mberok Semarang Tengah. Tragisnya, pemuda bernama Yogy Ade Prasetyo, 23, warga Jalan Lamper Mijen, Kelurahan Lamper Tengah, Semarang Selatan tersebut, kehilangan harta bendanya.

Peristiwa nahas ini terjadi saat Yogy berada di depan tempat hiburan malam karaoke Mutiara di kawasan Mberok Semarang Tengah, Rabu (22/11), pukul 03.30. Kejadian bermula ketika Yogy sedang berkunjung dan menyanyi di tempat karaoke tersebut. Usai bernyanyi dan melakukan pembayaran, Yogi langsung menuju tempat parkiran dan hendak pulang.

Namun seketika itu, Yogy teringat rokok elektriknya ketinggalan dan kembali ke dalam mencari dan menanyakan kepada seorang karyawan karaoke tersebut. “Saya masuk ke ruangan mencari rokok elektrik yang ketinggalan. Saya tanyakan ke karyawannya bilang tidak ada. Sampai di parkiran, tiba-tiba saya dikerumuni banyak orang yang langsung melakukan pengeroyokan,” ungkap Yogy di depan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kamis (23/11) kemarin.

Merasa kewalahan dikeroyok dan dipukuli, pemuda yang mengaku sebagai anggota organisasi masyarakat Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pedurungan ini, hanya berusaha menghindar. Bahkan, ia pasrah saat harta bendanya diminta secara paksa oleh segerombolan orang yang mengeroyoknya. “Uang Rp 350 ribu di dalam dompet sama handphone diambil sama mereka,” katanya.

Beruntung, Yogy berhasil lolos melarikan diri dari gerombolan tersebut dan dibantu warga sekitar untuk bersembunyi sambil menahan sakit. ‚ÄúTidak ada yang saya kenal, jumlah orangnya banyak,” ujarnya.

Merasa tidak terima dengan kejadian tersebut, Yogy didampingi beberapa anggota PP melapor ke Polrestabes Semarang yang diperkuat hasil visum dari Rumah Sakit. (mha/ida)