Pasar Otomotif Lesu, Penjualan Turun

11 Merek Ramaikan Sauto Expo 2017

210
PRODUK ANYAR : Sauto Expo kembali digelar dengan menampilkan mobil-mobil baru yang akan menjadi tren 2018. (TRI SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PRODUK ANYAR : Sauto Expo kembali digelar dengan menampilkan mobil-mobil baru yang akan menjadi tren 2018. (TRI SUTRISTYANINGSIH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Meski kondisi ekonomi lesu dan berimbas pada penurunan penjualan mobil, hal itu tidak membuat para diler menyerah dengan keadaan. Sebaliknya menjelang akhir tahun, 11 merek mobil dan 4 lembaga pendukung dan perbankan ikut meramaikan pameran Sauto Expo di Mall Ciputra, mulai 22 Nopember-3 Desember 2017.

“Dua produk baru juga ikut meramaikan yakni Wuling dan Renault. Keduanya merupakan dua pemain baru dalam pasar otomotif Semarang. Meski belum lama, namun sudah mendapat respon cukup bagus dari konsumen,” jelas Dian Citra, MJA Event Organizer yang berharap pameran tersebut mampu mendongkrak penjualan mobil di Semarang.

Sementara itu, Supervisor Wuling Cabang Semarang, Siswartono mengatakan bahwa tiga bulan sejak mendirikan diler di Semarang, masyarakat sudah bisa menerima produknya. Terbukti, mobil buatan China ini telah mencatatkan penjualan di angka 250 unit sejak Agustus 2017 di Semarang.

“Saat ini, kami memang menyasar pasar middle-low, dengan harga mulai Rp 136 juta. Dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan layanan purna jual, karena kami memberikan garansi hingga lima tahun atau 100.000 Km,” katanya disela-sela Sauto Expo di Mal Ciputra, Rabu (22/11) kemarin.

Sedangkan Renault yang merupakan mobil buatan Prancis ini, tidak muluk-muluk dalam memasarkan unitnya. Kepala Cabang Renault Semarang, Benny Mulyono menargetkan mampu melepas Renault di segala tipe rata rata lima unit setiap bulan.

“Kami mulai masuk ke Pasar Semarang sejak dua bulan lalu. Karena kami pemain baru, hingga akhir tahun ini kami menargetkan 20 – 25 mobil terjual dari kelas LCGC (Kwid), diesel (Duster) dan di kelas premium (Koleos),” katanya.

Selain dihadirkan berbagai promo menarik, PT Mandiri Tunas Finance (MTF), juga siap memberikan layanan kredit dengan mudah dan cepat. Untuk pameran kali ini, kata Branch Manager PT MTF, Doddy Praditina Eka, menargetkan bahwa pembiayaan sekitar Rp 10 miliar atau 50 SPK penjualan mobil selama pameran berlangsung. “Di pameran ini kami memberikan penawaran menarik yakni bunga ringan 2,55 persen. Dan setiap SPK, konsumen akan mendapat gimmick berupa e- money senilai Rp 1 juta,” jelas Doddy. (tya/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here