33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

50 Pengurus Parpol Terima Bintek dari BPK

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN – Sebanyak 50 pengurus partai politik dari 9 partai, yakni Partai Politik dari PKB, PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PPP, PAN, Demokrat, PKS dan Hanura, dikumpulkan di  Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan, Rabu (22/11). Kegiatan tersebut sebagai bimbingan teknis (bintek) dalam rangka menertibkan administrasi bantuan keuangan partai politik (Parpol).

Para pengurus Parpol tersebut, selama dua hari akan mengikuti bimbingan teknis laporan pertanggungjawaban bantuan partai yang telah diterima, dengan narasumber dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang laporan pertanggungjawaban bantuan partai, Kantor Pajak Pratama Pekalongan, dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Pekalongan tentang pembukuan laporan keuangan partai.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan, Haryanto, mengungkapkan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan akan pengelolaan laporan keuangan, yang berkaitan dengan bantuan yang diterima oleh partai.

Menurutnya bintek tersebut juga untuk meningkatkan kesadaran hak dan kewajibannya, serta partisipasi politik dan inisiatif masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan diberikannya bintek administrasi laporan keuangan dari BPK Kantor Pajak dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, maka diharapkan pengurus partai bisa lebih menertibkan laporan administrasi bantuan keuangan partai politik,” ungkap Haryanto.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, ketika memberikan sambutan mengatakan bahwa sesuai tuntutan perkembangan zaman dan dinamika masyarakat, pengelolaan bantuan keuangan dari negara bagi partai politik, harus tertib, taat, pada peraturan perundang undangan, efisien, efektif, transparan dan bertanggungjawab.

Menurutnya iklim kondusif yang sejuk selama ini dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, agar selalu dijaga dan pelihara. Serta jadikan nilai nilai agama dan budaya bangsa sebagai sumber etika kehidupan berbangsa dan bernegara, dalam rangka memperkuat akhlak dan moral saling mempercayai, saling hormat menghormati antar sesama, serta mampu mengendalikan diri.

“Partisipasi masyarakat yang tinggi akan mendukung legitimasi pemerintahan yang ada, untuk itu marilah kita tingkatkan kesadaran berpolitik secara santun, dengan menggunakan hak pilih kita secara baik dan benar, dalam setiap pemilihan umum,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menegaskan bagi aparatur pemerintah, agar senantiasa bersikap netral, dan tetap mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ajak Tahanan Ngaji dan Santuni Anak Yatim

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Untuk berikan siraham rohani baik kepada anggota serta tahanan, Polres Pekalongan kota melakukan kegiatan Khataman Alquran dan santunan anak yatim piatu...

Belajar Bernyanyi dengan Teknik Solfegio

RADARSEMARANG.COM - SENI musik adalah salah satu hasil karya seni yang diekspresikan melalui keindahan bunyi atau suara baik dalam bentuk hasil karya musik instrumental...

Jumlah PNS Pensiun Terus Bertambah

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID— Beban kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkup Pemkab Magelang dipastikan bertambah. Hal ini dengan seiring dengan semakin banyaknya PNS yang pensiun. Menjelang...

Hujan Deras, Dua Titik Longsor

WONOSOBO–Hujan deras yang masih berlangsung di Wonosobo kembali menyebabkan longsor. Kali ini, longsor terjadi di wilayah Kecamatan Leksono. Tebing tinggi sekitar 30 meter longsor,...

Kepala Desa Di-Warning Jangan Berikan Amplop

MUNGKID—Perangkat desa di Kabupaten Magelang diminta untuk tidak memberikan suguhan dalam bentuk apapun--lebih-lebih memberikan amplop—kepada aparat yang melakukan pemeriksaan penggunaan dana desa. “Jadi saya tegaskan,...

Kades-Camat Jangan Main-Main

KAJEN – Tiap desa di Kabupaten Pekalongan banyak menerima bantuan dana yang tidak sedikit, mencapai Rp 1 miliar. Dana tersebut berasal dari APBD Kabupaten,...