TEMANGGUNG—Lahan seluas 295 hektare di kawasan hutan milik Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Temanggung, akan ditanami pohon kopi oleh warga sekitar hutan. Rencana tersebut akan direalisasi pada 2018. Asisten Perhutani (Asper) Temanggung Yudi Noviar menyampaikan, budi daya tanaman kopi di kawasan hutan, pihaknya bekerja sama dengan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH).

Yudi melanjutkan, tanah seluas 295 hektare (ha) milik Perhutani akan digarap 1.200 petani. “Untuk hasil panen,  menggunakan sistem bagi hasil. Persentasinya, 70 persen untuk LMDH dan 30 persen untuk Perhutani.” Tanaman kopi yang dibudidayakan berjenis Arabika. Itu karena kawasan hutan Perhutani di Temanggung berketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan air laut (mdpl). (san/isk)