16 Pelajar Diciduk Satpol

132
TERJARING : Seorang pelajar yang terjaring razia berada di atas mobil Satpol PP, Rabu (22/11). (K ANAM SYAHMADANI/RADAR TEGAL)
TERJARING : Seorang pelajar yang terjaring razia berada di atas mobil Satpol PP, Rabu (22/11). (K ANAM SYAHMADANI/RADAR TEGAL)

TEGAL– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal kembali melakukan razia pelajar bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta kepolisian, Rabu (22/11). Dalam razia yang dilakukan ke sejumlah objek wisata dan pusat perbelanjaan, Satpol menciduk 16 pelajar yang kedapatan berada di Pantai Muarareja dan Pantai Alam Indah (PAI).

“Mereka kebanyakan berasal dari luar Kota Tegal,” kata Kepala Satpol PP Joko Sukur Baharudin. Dalam satu tahun, Satpol mengagendakan melakukan delapan kali razia pelajar. Razia pelajar ini sebagai salah satu upaya untuk melaksanakan fungsi Ketenteraman dan Ketertiban. Selain itu, untuk mengantisipasi pelajar dari berbagai ancaman.

Di antaranya, peredaran obat-obatan terlarang, penyebaran paham-paham yang membahayakan, serta mencegah mereka melakukan kenakalan remaja. Menurut mantan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi yang kini menjadi Dinas Sosial itu, usia pelajar sangat rentan dipengaruhi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

16 pelajar yang terjaring razia kemudian dibina di Kantor Satpol, Komplek Balai Kota, Jalan Ki Gede Sebayu. Pelajar mengisi surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Joko mengemukakan, pelajar adalah harapan bangsa. Mereka harus bersekolah dengan baik. “Pada jam sekolah, seharusnya berada di sekolah, bukan di pantai atau mal,” ujar Joko.

Akhir bulan lalu, Satpol juga melakukan razia pelajar di sejumlah obyek wisata dan pusat perbelanjaan. Dari razia tersebut, 16 pelajar terjaring razia. Saat ditanya, mereka menjawab dengan berbagai macam alasan. Ada yang sedang mengerjakan tugas, maupun sekolahnya sedang bebas. Satpol berharap ke depan tidak ada lagi pelajar yang terjaring razia. (nam/ela/jpg/zal)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here