Pasar Mobil Niaga Stabil

190
TETAP DICARI : Seorang model tengah menunjukkan mobil Strada Triton dari Mitsubishi Motors yang nyaman dikendarai. (Eny susilowati/jawa pos radar semarang)
TETAP DICARI : Seorang model tengah menunjukkan mobil Strada Triton dari Mitsubishi Motors yang nyaman dikendarai. (Eny susilowati/jawa pos radar semarang)

SEMARANG – Tidak adanya pertumbuhan yang signifikan pada bisnis di tanah air membawa dampak pada stabilnya penjualan kendaraan niaga di tahun 2017 ini. Sejumlah varian produk baru pun diluncurkan untuk mendongkrak penjualan.

Head of Sales and Marketing Jateng dan Jatim PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Amiruddin mengungkapkan, sektor bisnis seperti perkebunan, logistik, customer good dan yang lainnya, di tahun 2017 ini tidak ada peningkatan. “Hal tersebut sangat berpengaruh pada tren market, volume penjualan kendaraan niaga Mitsubishi,” ungkap Amiruddin.

Meski demikian Mitsubishi Motors tidak lantas pesimistis terkait prediksi penjualan kendaraan niaga di tahun 2018 mendatang. “Tahun depan kami optimistis perekonomian akan membaik dan bisnis penjualan kendaraan niaga kami pun akan ikut tumbuh,” jelasnya.

Upaya untuk meningkatkan penjualan yang ditempuh Mitsubishi Motors diantaranya dengan meluncurkan produk-produk baru. “Bulan Juli lalu kami meluncurkan sebuah produk baru yaitu Triton Single Cup 4×2, dengan segmen niaga ringan. Agar pemilik usaha bisa nyetir sendiri karena kendaraan niaga ini menawarkan kenyamanan dalam mengemudi,” terangnya.

Hingga saat ini kontribusi penjualan Triton Single Cup 4×2 masih sekitar 2,5 persen dari keseluruhan penjualan kendaraan niaga Mitsubishi. Sedangkan penyumbang penjualan kendaraan niaga Mitsubishi terbesar masih dipegang oleh Colt L 300. “Market share dari Colt L 300 ini hampir 97 persen dari kendaraan niaga merek lain yang ada di kelasnya,” imbuh Branch Manager PT Sun Star Motor Banyumanik Otniel Joko Wijaya.

Kendaraan niaga yang sudah diproduksi sejak tahun 1980 ini biasanya digunakan oleh pengusaha menengah yang sudah mapan, untuk distribusi di toko minuman, atau kendaraan bisnis untuk petani pengepul.

Selain menghadirkan produk baru untuk mendongkrak penjualan, Mitsubishi Motors juga memperkuat promosi penjualan. “Kami akan memperluas area pemasaran dengan menambah jumlah outlet. Tepatnya khusus di Jawa Tegah kami berencana akan menambah 4 hingga 5 outlet baru,” jelas Ade Rolas, Area Koordinator Jateng PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia. Adapun total outlet penjualan Mitsubishi Motors di Jawa Tengah sendiri ada sebanyak 25 buah. “Tidak hanya menambah outlet penjualan, agar konsumen loyal pada Mitsubishi Motors, kami juga konsisten meningkatkan pelayanan dengan pendekatan-pendekatan pemeliharaan pada produk Mitsubishi. Seperti bengkel buka di hari Minggu, service booking, servis quick pit dan masih banyak yang lainnya,” pungkasnya. (eny/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here