Munas Kedua, Pilih Ketua Baru

243
JELANG ANNIVERSARY : Para anggota HOCY berfoto dengan Honda Odyssey modif milik salah seorang member. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
JELANG ANNIVERSARY : Para anggota HOCY berfoto dengan Honda Odyssey modif milik salah seorang member. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Memperingati ulang tahun ke-3, Komunitas pecinta mobil Honda Odyssey akan menggelar rangkaian acara Aniversary Honda Odyssey Community (HOCY). Acara tersebut akan dimulai pada Jumat (24/11) hingga Minggu (26/11) di Semarang.

Berbeda dari gelaran anniversary dua tahun sebelumnya, komunitas yang berdiri pada 30 November 2014 silam ini juga akan menggelar musyawarah nasional (Munas) kedua dalam rangka pemilihan ketua umum yang baru.

Anniversary tahun ini spesial karena selain ulang tahun ketiga, kami juga akan memilih ketua umum yang baru untuk menggantikan saya,” ujar Ketua Umum HOCY, Handoko Gandhi Nugroho kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (21/11).

Disinggung soal calon ketua umum, pria yang kerap disapa Doel ini mengatakan, bursa ketum sendiri tidak terbatas. Artinya, HOCY memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh member untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum.

“Intinya kami ingin ada regenerasi. Jadi siapapun member HOCY, yang ingin menjadi ketua tidak dibatasi, terbuka untuk seluruh member di Indonesia,” ungkapnya yang menjabat sebagai Ketua Umum HOCY sejak tahun 2014.

Pemilihan lokasi Munas di Semarang bukan tanpa alasan. HOCY selalu melakukan rolling tempat penyelenggaraan anniversary. Tujuannya, untuk meningkatkan pariwisata serta megenalkan budaya kepada setiap member yang berasal dari luar Semarang. “Nanti hari Jumat akan ada penyambutan, karena seluruh Indonesia akan datang. Kita sambut dengan penampilan salah satu ciri khas Semarang, barongsai,” kata dia.

Terkait pelaksanaan konvoi, pihaknya mengklaim telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Nantinya, konvoi yang melibatkan sekira 70 mobil pabrikan Jepang ini akan mendapat pengawalan. Namun dirinya menegaskan bahwa komunitasnya tidak akan arogan.

“Kita dalam 3 tahun terakhir konvoi tidak pernah pakai sirine atau strobo, kita selalu membaur dan tidak mengambil hak orang lain. Kita selalu berkomunikasi dengan polisi, dan ada Patwal,” jelasnya.

Saat ini, HOCY memiliki sedikitnya 400 member yang tersebar di 7 region seluruh Indonesia. Di Regional Jateng-DIY, member nya mencapai 30 orang. Ia berharap, siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua Umum HOCY dapat membawa komunitas tersebut lebih baik lagi serta bermanfaat bagi masyarakat luas. “Regenerasi diharapkan lebih maju, lebih baik lagi dan kekeluargaannya lebih erat lagi,” tandasnya. (tsa/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here