33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

DPRD Ajukan Pakta Integritas

RPJMD Akhirnya Disetujui

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

SALATIGA – Drama persetujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga 2017 – 2022 akhirnya berakhir, Selasa (21/11). DPRD menyetujui dan menandatangani persetujuan bersama RPJMD tersebut pada sidang paripurna dengan agenda Penandatanganan Persetujuan Bersama terhadap RPJMD Kota Salatiga 2017 – 2022.

Sidang berjalan lancar setelah Wali Kota Yuliyanto menandatangani pakta integritas yang diajukan Fraksi PDIP dan anggota dewan dari PKB. Setelah disetujui, akhirnya rapat paripurna berlangsung lancar dengan dihadiri 19 dari 25 anggota dewan. Jumlah ini lebih banyak 2 orang dari syarat kuorum yakni 17 anggota dewan.

Fraksi PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Salatiga mengajukan kesepakatan dalam bentuk pakta integritas pemerintah daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Pakta Integritas tersebut berisi 14 poin. Antara lain, proses penempatan pejabat/jabatan dilakukan secara transparan dan bebas dari unsur kedekatan pribadi serta tidak terjebak pada transaksional.

Kemudian, prioritas kepada pembangunan dan penataan pasar tradisional yang merupakan tulang punggung perekonomian rakyat yang meliputi penyelesaian permasalahan pembangunan Pasar Rejosari, Pasar Jetis, Pasar Blauran dan Pasar Raya II dengan pola APBN atau APBD. Belanja tidak langsung harus lebih kecil dari belanja langsung dengan komposisi 40 banding 60 agar kepentingan pelayanan pembangunan rakyat dapat terakomodasi secara optimal.

Selain itu, jangan ada kedekatan pribadi dan transaksional dalam penempatan jabatan. Jangan ada bagi-bagi proyek dalam pembangunan fisik yang ujungnya menguntungkan oknum tertentu. Semua pakta integritas itu dibacakan ketua Fraksi PDI Perjuangan Suniprat dan diajukan kepada Wali Kota Salatiga Yuliyanto di ruang sidang paripurna.

Permintaan Fraksi PDI Perjuangan dan PKB itu langsung disetujui oleh Yuliyanto. Setelah pakta integritas ditandatangani wali kota,  anggota Fraksi PDI Perjuangan lainnya dan dua anggota PKB baru masuk ke ruang sidang. Dengan demikian anggota DPRD yang hadir memenuhi kuorum dan sidang paripurna baru bisa dilaksanakan. Selanjutnya RPJMD Kota Salatiga 2017 – 2022 akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah untuk dievaluasi.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyatakan, pihaknya sepakat dengan pakta integritas yang diajukan Fraksi PDI Perjuangan dan PKB. “Kami menyepakatinya. Karena itu juga untuk kelancaran pembangunan dan kepentingan rakyat. Menurutnya, selama ini antara eksekutif dan legislatif tidak ada masalah dan komunikasi terus berjalan baik,” ujar Yuliyanto kepada wartawan. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

3 Penjudi Dadu Dibekuk

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Apes dialami Basri, 56, dan Ronjali, 49, warga Mluweh Kecamatan Ungaran Timur, serta Khoiru Rozikin, 32, warga Bangetayu Kulon, Genuk Kota...

50 Atlet Brigde Latihan Bersama

WONOSOBO--Sedikitnya 50 atlet bridge dari 7 kota di karesidenan Kedu, Pekalongan, dan Banyumas, Minggu (17/9), menggelar latihan bersama di Lulu Bakery Coffee and Tea...

7 Anggota Polres Terima Penghargaan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak 7 anggota Kepolisian dari Polres Demak, kemarin memperoleh penghargaan.  Mereka dinilai berprestasi dalam kinerjanya. Mereka adalah Iptu Eko Suwignyo berprestasi dalam...

The Alana Andalkan MICE

SEMARANG - Selain menawarkan kamar, sejumlah hotel kini juga memanfaatkan ballroom sebagai salah satu andalan dalam menarik konsumen. Salah satunya The Alana Hotel &...

Usia Muda pun Rentan Terkena Penyakit Diabetes

Diabetes Melitus (DM) termasuk penyakit berbahaya yang sering tidak dihiraukan oleh sebagian masyarakat. Padahal penyakit yang bisa diderita seumur hidup ini sekarang menjadi penyakit...

Cermati Bacaleg Bermasalah

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang meminta masyarakat agar mencermati dan memberi masukan terhadap para bakal calon legislatif yang berencana maju...