33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Wali Kota dan DPRD Terancam Tidak Gajian

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SALATIGA – Rapat paripurna penandatangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Salatiga yang digelar DPRD kembali gagal dilaksanakan, Senin (20/11). Penyebabnya masih sama, anggota dewan tidak kuorum. Jika tidak juga disahkan, wali kota dan anggota DPRD bakal tidak menerima gaji pada 2018.

Suasana paripurna sempat memanas kala salah satu anggota DPRD Budi Santoso memilih keluar. Ia menuding kegagalan ini karena tidak adanya komunikasi dan keharmonisan antara eksekutif dan legislatif.

Kali ini, dewan yang tidak hadir berbeda dengan yang absen dalam rapat sebelumnya. Rapat yang dijadwalkan pukul 09.30 WIB, dilaksanakan mulai sekira pukul 10.00 WIB. Sampai dengan dilaksanakan paripurna, yang hadir dalam persidangan hanya 12 orang anggota dewan, kurang dibandingkan persyaratan sahnya rapat yakni 17 anggota dewan.

Akibat belum kuorum, pimpinan rapat yakni ketua DPRD Teddy Sulistio meminta pendapat para anggota dewan lainnya. Budi Santoso, anggota fraksi PKS, meminta dilakukan komunikasi antara eksekutif dan legislatif. Paparan dari Budi Santoso langsung dipotong oleh ketua rapat untuk mempertanyakan usulan konkret Budi terhadap kelanjutan rapat paripurna. “Saya usul untuk break dan saya keluar dari rapat ini,” ujar Budi dan langsung berjalan keluar ruangan.

Setelah beberapa usulan, akhirnya disepakati paripurna yang dihadiri Wali Kota Yuliyanto dan jajaran OPD itu untuk diistirahatkan. Saat itu, Teddy kembali ke ruang kerjanya dan kemudian meninggalkan kantor DPRD. Sejumlah anggota dewan berkumpul dan melakukan lobi. Hal sama dilakukan wali kota dan jajarannya.

Selang beberapa saat, sejumlah anggota DPRD yang senior pergi meninggalkan kantor. Dari informasi yang diterima, mereka bermaksud menemui ketua DPRD. Namun hingga siang sekitar pukul 14.00, belum ada kejelasan mengenai kelanjutan rapat paripurna. Belakangan Wakil Ketua DPRD Fathur Rahman menyatakan jika paripurna ditunda karena Teddy Sulistio tidak enak badan.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, jika RPJMD ini tidak disahkan maka ada sanksi yang harus ditanggung para pejabat politik yakni tidak gajian selama tiga bulan. Hal itu mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri no 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. “Jika tidak ada kesepakatan, maka mereka tidak mendapatkan gaji selama tiga bulan dan bukan ditunda,” jelas Kabag Hukum Setda Salatiga Ardiyantara.

Jika RPJMD tidak disahkan, maka APBD kemungkinan akan molor lagi. Dan jika sampai akhir November tidak disahkan, maka sanksi lainnya adalah tidak gajian lagi selama enam bulan. Dengan kata lain, jika tidak ada kesepakatan, maka seluruh anggota DPRD dan Wali Kota serta Wawali tidak akan menerima gaji selama 9 bulan ke depan. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tanggul Sungai Ambles

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Kondisi tanggul Sungai Wulan di wilayah Kecamatan Mijen mulai retak dan amblas. Tanggul kritis tersebut berada di Desa Pecuk, Mijen, Jleper,...

Honda Rebut Pasar Motor Sport

SEMARANG – Tren kendaraan roda dua kini mulai bergeser. Beberapa tahun lalu, motor matik menjadi produk andalan yang laris di pasaran. Namun saat ini...

Pianis Cilik Kendal, Jefri Setiawan, Siap Pecahkan Rekor di London, Inggris

Mimpi pianis cilik Jefri Setiawan bisa mencatatkan namanya dalam rekor dunia sudah di depan mata. Siswa kelas V SD ini akan berangkat ke London,...

Genjot Penjualan dengan Hadiah Mobil

SEMARANG - Setelah sukses mengembangkan puluhan unit rumah pada tahap 1 dan 2 dengan kisaran harga Rp.1 miliaran yang sold out, kini perumahan New...

Sulit Padamkan Api Gara-Gara Pagar Terkunci

SEMARANG – Petugas pemadam kebakaran kewalahan saat menjinakkan api yang membakar sebuah gudang milik CV Subur, di kawsan Jalan Simpang, Kelurahan Sekayu, Kecamatan Semarang...

Bidik Pembeli Kelas Menengah

SEMARANG – Semar Nusantara & Diamond Pavilion meluncurkan emas dengan kadar 45 – 50 persen, baru-baru ini. Emas yang disebut kadar menengah diluncurkan guna...