33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Targetkan Adipura 2018

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

DEMAK – Pemkab Demak bekerja keras untuk mendapatkan piala Adipura pada 2018 mendatang. Hal ini ditegaskan Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Sutanto disela evaluasi Adipura 2017 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten, kemarin.

Menurut Wabup Joko, daerah lain sudah berkali kali memperoleh Adipura, tapi Demak baru mendapat sertifikat Adipura. Artinya, tinggal selangkah lagi bisa meraih Adipura yang diidam-idamkan. “Kudus dan Pati itu sudah dapat Adipura Kencana. Artinya, sudah tiga kali berturut turut dapat Adipura. Karena itu, jika Demak bisa meraih status opini wajar tanpa pengecualian (WTP), maka 2018 harus bisa dapat Adipura,” ujarnya.

Untuk meraih itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat. Sebagai wujud keseriusan untuk meraih Adipura ini, Pemkab Demak telah membeli lahan seluas 8 hektare untuk pengelolaan sampah atau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Lahan seluas itu sedianya juga untuk wisata edukasi pengelolaan sampah. Dengan demikian, proses daur ulang sampah dapat dilakukan untuk menambah ekonomi warga. “Selain itu, banyak program yang kita jalankan, termasuk bersih bersih pasar serta penghijauan. 2018 harus dapat Adipura bagaimanapun caranya,” ungkap Wabup Joko.

Sekda dr Singgih Setyono MMR juga menyampaikan, bahwa semangat untuk meraih Adipura mulai sekarang terus ditularkan ke sekolah sekolah, guru dan murid. “Kalau Adipura nanti diperoleh, itu sebagai wujud kebanggaan bersama,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Demak, Agus Musyafa’ mengatakan, evaluasi Adipura diperlukan untuk mengetahui sejauhmana kekurangan yang terjadi saat penilaian Adipura 2017. “Dari hasil evaluasi ini dapat diketahui hambatan dan kendala serta bagaimana persiapan untuk menghadapi penilaian Adipura 2018 nanti,” ujar dia.

Kasi Evaluasi Direktorat Pengelolaan Sampah dan Limbah Kementerian Lingkungan Hidup, Vir Katrin menggungkapkan, pihaknya mengapresiasi semangat Pemkab Demak untuk meraih Adipura tersebut.

Menurutnya, tanpa ada keberlanjutan inovasi dan sistem maka Adipura sulit diraih. Sebab, kata dia, ada daerah yang sudah meraih Adipura namun setelah itu tidak mendapatkan lagi karena tidak adanya keberlanjutan dan inovasi. “Disinilah pentingnya penguatan partisipasi masyarakat. Mereka harus ikut terlibat. Camat dan kades jadi ujung tombaknya,” katanya disela paparan evaluasi penilaian Adipura kemarin.

Menurut dia, banyak komponen yang dinilai, termasuk keberadaan hutan kota, pasar, rumah sakit, TPA, inovasi pengelolaan sampah, dan lainnya. Penanganan sampah tidak semata kumpulkan, angkut dan proses di TPA. Namun, harus ada proses pemilahan dan pengomposan sampah. (hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wabup Joko Nikahi Pegawai Dispendukcapil 

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Setelah sekian lama menduda, Wakil Bupati (Wabup) Demak, Joko Sutanto akhirnya telah menemukan jodohnya. Kekosongan pujaan hati telah kembali terisi. Ia pun...

Tinggal 4 Warga yang Produksi Batik

KOTA Semarang memiliki kampung pusat home industry batik, yakni Kampung Batik Gendong, Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur.  Kampung Batik ini berada disamping Bundaran Bubakan atau...

Curhat dengan Orangtua Itu Menyenangkan

KID zaman now lebih memilih curhat dengan teman, sobat bahkan lebih hebat lagi curhat dengan pacarnya. Mengapa bisa begitu? Jawaban mereka rata-rata: ‘Lebih asyik...

Modus Cari Kos, Kuras Harta

SALATIGA- Pencuri dengan modus pura–pura mencari kos berhasil dibekuk. Nobertus Dipo Wibisono ,47, warga RT 8, RW 3, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta...

Satu Divonis 1 Tahun, Tapi 3 Dibebaskan

SEMARANG-Akhirnya majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang, membacakan vonis terhadap 4 taruna tingkat III Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang. Yakni, taruna yang diduga melakukan pengeroyokan...

Alwin Dorong Percepatan Normalisasi

SEMARANG – Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri mendorong percepatan penyelesaian proyek normalisasi sistem sungai Jragung. Sebab dengan tuntasnya proyek normalisasi 3 sungai...