31.2 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Targetkan Adipura 2018

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

DEMAK – Pemkab Demak bekerja keras untuk mendapatkan piala Adipura pada 2018 mendatang. Hal ini ditegaskan Wabup Joko Sutanto dan Sekda dr Singgih Sutanto disela evaluasi Adipura 2017 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten, kemarin.

Menurut Wabup Joko, daerah lain sudah berkali kali memperoleh Adipura, tapi Demak baru mendapat sertifikat Adipura. Artinya, tinggal selangkah lagi bisa meraih Adipura yang diidam-idamkan. “Kudus dan Pati itu sudah dapat Adipura Kencana. Artinya, sudah tiga kali berturut turut dapat Adipura. Karena itu, jika Demak bisa meraih status opini wajar tanpa pengecualian (WTP), maka 2018 harus bisa dapat Adipura,” ujarnya.

Untuk meraih itu, dibutuhkan partisipasi masyarakat. Sebagai wujud keseriusan untuk meraih Adipura ini, Pemkab Demak telah membeli lahan seluas 8 hektare untuk pengelolaan sampah atau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Lahan seluas itu sedianya juga untuk wisata edukasi pengelolaan sampah. Dengan demikian, proses daur ulang sampah dapat dilakukan untuk menambah ekonomi warga. “Selain itu, banyak program yang kita jalankan, termasuk bersih bersih pasar serta penghijauan. 2018 harus dapat Adipura bagaimanapun caranya,” ungkap Wabup Joko.

Sekda dr Singgih Setyono MMR juga menyampaikan, bahwa semangat untuk meraih Adipura mulai sekarang terus ditularkan ke sekolah sekolah, guru dan murid. “Kalau Adipura nanti diperoleh, itu sebagai wujud kebanggaan bersama,” katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Demak, Agus Musyafa’ mengatakan, evaluasi Adipura diperlukan untuk mengetahui sejauhmana kekurangan yang terjadi saat penilaian Adipura 2017. “Dari hasil evaluasi ini dapat diketahui hambatan dan kendala serta bagaimana persiapan untuk menghadapi penilaian Adipura 2018 nanti,” ujar dia.

Kasi Evaluasi Direktorat Pengelolaan Sampah dan Limbah Kementerian Lingkungan Hidup, Vir Katrin menggungkapkan, pihaknya mengapresiasi semangat Pemkab Demak untuk meraih Adipura tersebut.

Menurutnya, tanpa ada keberlanjutan inovasi dan sistem maka Adipura sulit diraih. Sebab, kata dia, ada daerah yang sudah meraih Adipura namun setelah itu tidak mendapatkan lagi karena tidak adanya keberlanjutan dan inovasi. “Disinilah pentingnya penguatan partisipasi masyarakat. Mereka harus ikut terlibat. Camat dan kades jadi ujung tombaknya,” katanya disela paparan evaluasi penilaian Adipura kemarin.

Menurut dia, banyak komponen yang dinilai, termasuk keberadaan hutan kota, pasar, rumah sakit, TPA, inovasi pengelolaan sampah, dan lainnya. Penanganan sampah tidak semata kumpulkan, angkut dan proses di TPA. Namun, harus ada proses pemilahan dan pengomposan sampah. (hib/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Ajak Anak-Anak Sukai Kereta Api

SEMARANG - Liburan sekolah yang berbarengan dengan libur Natal dan Tahun Baru 2015, dimanfaatkan oleh komunitas pencinta kereta api yang tergabung Komunitas Railfans Daop...

Semula Menolak, Kini Perekonomian Meningkat

Pengembangan desa wisata memiliki multiplier effect dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program tersebut akan memberdayakan masyarakat untuk membuka lapangan kerja baru melalui pengembangan usaha...

Listrik dari Sampah Semarang Dibeli PLN

SEMARANG - Setelah melalui proses yang panjang hingga rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, beberapa waktu lalu, PLN akhirnya memberikan kepastian untuk membeli...

Tak Perlu Beli Elpiji, Cukup Iuran Rp 5 Ribu/Bulan

Sumber gas rawa ditemukan di Desa Rajek, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Gas itu dimanfaatkan warga setempat untuk menyalakan kompor sebagai pengganti elpiji. Sudah ada...

More Articles Like This

- Advertisement -