Penjualan Rumah Anjlok

Kondisi Ekonomi Tidak Stabil

139

SEMARANG – Penjualan rumah di Property Expo 2017 yang digelar di Mal Ciputra 12-23 Oktober lalu mengalami penurunan cukup signifikan. Dari berbagai tipe rumah yang disediakan penjualan hanya mencapai 20 unit.

Ketua panitia pameran Properti Expo 2017, Dibya K Hidayat , disela-sela penutupan pameran, kemarin mengungkapkan penurunan ini dikarenakan konsisi ekonomi yang belum stabil. Hal ini membuat konsumen masih menunggu, meski kondisi suku bunga saat ini cukup bagus. “Kondisi ekonomi yang tidak stabil ini yang membuat penjualan turun drastis dari pameran sebelumnya yang bisa mencapai 40 -60 unit rumah,” tutur Dibya.

Diakui Dibya, kondisi ekonomi yang dikatakan mengalami pertumbuhan, namun di sektor perumahan tidak seperti yang dikemukakan oleh pemerintah. “Justru di sektor riil ini tidak mengalami pertumbuhan. Apa yang terjadi dengan perekonomian saat ini masih kurang bagus, dan pameran kali ini penjualan yang terjelek,” tambahnya.

Selama pameran berlangsung ada 13 peserta dari pengembang dan 3 dari pendukung. Dari para pengembang ini menyediakan rumah dengan harga mulai Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar lebih. Sementara itu untuk rumah menengah ke bawah dengan harga Rp 300 juta, ataupun rumah bersubsidi tidak disediakan.

Menurut Dibya, penurunan penjualan rumah ini karena kondisi ekonomi yang belum jelas. Suku bunga bank atau pun kenaikan harga rumah tidak berpengaruh terhadap penjualan. Dibya mengatakan di Semarang justru pembeli biasanya masyarakat yang belum memiliki rumah atau yang ingin meng upgrade rumah dengan menjual rumah lama dan membeli rumah yang baru.

Diakui rumah menengah keatas biasanya tidak terimbas oleh kondisi ekonomi, namun tahun ini kondisi ekonomi cukup berpengaruh terhadap penjualan. Sedangkan untuk rumah menengah ke bawah atau rumah bersubsidi banyak pengembang sudah tidak menyediakan lagi.

“Dengan kondisi ekonomi seperti ini, kami pesimistis tahun ini penjualan rumah bisa memenuhi target pemerintah. Bisa tercapai 80 persen dari target 10.000 unit rumah sudah sangat bagus,” tambahnya. (tya/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here