KUD Usaha Mina Gugat Dinas Kelautan dan Perikanan

419

“Pelelangan Ikan yang dilakukan oleh penggugat dihentikan kemudian di ambil alih oleh tergugat.”
Andi Dwi Oktavian, Kuasa Hukum Soenarno

SEMARANG-Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah digugat oleh Soenarno selaku Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Usaha Mina ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Kuasa hukum Soenarno, Andi Dwi Oktavian menjelaskan, tahun 1998 hingga 2010 tanah dan bangunan rumah bentuk limasan kerangka kayu dinding tembok lantai plesteran atap asbes dengan ukuran bangunan 442 M2 dan luas tanah 900 M2 yang terletak di Tambak Mulyo dimanfaatkan oleh kliennya untuk tempat pelelangan ikan (TPI). Kemudian diperkuat berdasarkan berita acara tentang serah terima pelaksanaan TPI dari turut tergugat kepada tergugat

Tak tanggung-tanggung gugatan diajukan pihaknya menuntut secara materil berupa uang sewa tanah dan bangunan dari 2010 hingga 2017 mencapai Rp 630 juta dan biaya jasa advokat mencapai Rp 50 juta, dengan kerugian Imateriil mencapai Rp 500 juta.

“Dalam pelaksanaan pelelangan ikan yang di serahkan sepenuhnya kepada tergugat, justru seluruh kegiatan pelelangan ikan yang dilakukan oleh penggugat dihentikan kemudian di ambil alih oleh tergugat,” kata Andi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (20/11).

Atas gugatan itu, pihaknya meminta majelis hakim menerima dan mengabulkan gugatan kliennya untuk seluruhnya, meminta majelis hakim menyatakan tergugat telah melakukan perbuatan melawan huku.

“Kami juga meminta hakim menyatakan tanah dan bangunan rumah bentuk limasan di Kelurahan Tanjung Mas dengan batas-batasuUtara berbatasan jalan, selatan tanah Kosong kemudian timur sungai dan barat jalan Tambak Lorok,”ungkapnya.

Berdasarkan informasi website resmi PN Semarang, Error! Hyperlink reference not valid., perkara tersebut terdaftar dengan nomor: 492/Pdt.G/2017/PN Smg, dalam berkasnya juga disebutkan, Ketua KUD Usaha Mina meminta majelis hakim menghukum tergugat untuk membayar ganti kerugian yang diderita oleh penggugat akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan tergugat sebesar Rp 1.180 juta. Adapun agenda siang tadi penunjukkan dan penetapan jurusita. (jks/zal)