Kenalkan Potensi Lokal Kepada Generasi Muda

295
POTENSI LOKAL : Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Munafah Asip Kholbihi saat mengunjungi SMAN Wiradesa dan mengenalkan beberapa produk kerajinan Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
POTENSI LOKAL : Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Munafah Asip Kholbihi saat mengunjungi SMAN Wiradesa dan mengenalkan beberapa produk kerajinan Kabupaten Pekalongan. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

KAJEN – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pekalongan, mulai mengenalkan potensi serta kerajinan lokal kepada generasi muda. Senin (20/11) kemarin, Dekranasda berkunjung ke SMA N Wiradesa dan SMA N Bojong.

Kegiatan ke sekolah ini, merupakan salah satu program Dekranasda Kabupaten Pekalongan yaitu “Dekranasda Goes to School”. Pada kunjungan hari pertama, Tim I yang dipimpin oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Munafah Asip Kholbihi mengunjungi SMAN Wiradesa, dan mengenalkan beberapa produk kerajinan Kabupaten Pekalongan,.

Tim 2 yang dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, yang melakukan kunjungan ke SMAN Bojong. Pada kunjungan di SMAN Bojong ini, digelar juga hasil kerajinan tangan dari para siswa.

Munafah Asip Kholbihi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian pengurus untuk mendorong agar kerajinan daerah bisa dikenal di tingkat nasional maupun internasional, khususnya pada generasi muda.

Menurutnya selain itu juga untuk memotivasi para siswa agar menjadi perajin atau pengusaha, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Karena banyak potensi usaha yang belum tergali, yang dapat dikembangkan untuk membuka usaha baru.

“Saya berharap agar para siswa kelak juga dapat menjadi para pengusaha, dengan mengembangkan potensi ekonomi yang ada di daerah sekitar, seperti di Paninggaran yang banyak menghasilkan bambu, yang dapat dibuat untuk mebeler atau usaha spu gelagah yang sudah eksport,” ungkap Munafah Asip.

Munafah Asip menambahkan, kegiatan Dekranasda Goes to School, meliputi paparan pengenalan Lembaga Dekranasda dan produk-produk kerajinan daerah Kabupaten Pekalongan. Selain itu, juga ada testimoni dari para perajin sukses, serta pelatihan pembuatan kerajinan, antara lain kerajinan Decoupage oleh Henny Turniawati.

Menurutnya program ini dapat membuka  wawasan para siswa serta menggali imajinasi untuk berbuat sesuatu yang menghasilkan produk, dengan menggali potensi yang ada di daerah sekitar dan bisa dijual yang berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Dekranasda Goes to School juga membagikan doorprize, berupa kerajinan daerah kepada siswa yang berani tampil dan menjawab pertanyaan, dari Sekretaris 2 Dekranasda, Firtiya Dwi Handayani yang sebelumnya memaparkan materi,” kata Munafah Asip.

Kegiatan Dekranasda Goes to School dijadwalkan akan dilakukan hingga Rabu (22/11) mendatang, dengan jadwal kunjungan ke SMK N Karangdadap dan SMA N Kedungwuni.  Sebelumnya, kunjungan pada Selasa (21/11) yakni di SMK Ma’arif NU dan SMAN Kajen. (thd/zal)