33 C
Semarang
Minggu, 31 Mei 2020

Dikuti 360 Kartunis dari 35 Negara

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG – Sebanyak 360 kartunis dari berbagai negara, Senin (20/11) mengikuti pameran International Tobacco Carton Exhibition 2017 yang berlangsung di Wisma Perdamaian Semarang. Dalam kegiatan tersebut, selain pameran juga berlangsung teatrikal dan pembacaan puisi oleh seniman Jateng.

Ketua Panitia, Abdul Arif mengatakan pameran tersebut digelar dalam rangka Hari Petani Tembakau. Dia menambahkan sebelum dilakukan pameran tersebut, pihaknya menerima kiriman kartun sebanyak 609 karya dari 360 kartunis yang tersebar di 35 negara. Diantaranya dari Azerbaijan, Indonesia, India, Kroasia, dan Tiongkok. Dan yang paling banyak pesertanya adalah dari Tiongkok dan Indonesia.

“Kartun itu merupakan bagian yang menarik, selain dari visual juga kartun mampu menyuarakan pesan-pesan. Pesan yang akan disuarakan sendiri adalah bagaimana suara petani tembakau karena mereka semakin hari semakin terdesak dengan kebijakan anti tembakau,” katanya.

Menurut dia, di Indonesia keberadaan tembakau sangatlah penting karena memiliki heritage yang namanya kretek dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan karena dari sisi ekonominya tinggi, dari sisi budayanya juga ada. “Kretek itu merupakan produk asli Indonesia,” ungkapnya.

Salah seorang pemenang dari Paguyuban Kartunis Solo (Pakarso), Jaja Ari Nugroho mengaku mengangkat petani tembakau agar bisa bertahan. “Istilahnya tembakau itu tidak hanya untuk rokok tetapi juga bisa digunakan untuk obat,” katanya

Dengan adanya pameran kartun ini tambahnya, dapat mengangkat kartunis Indonesia. Sebab banyak kartunis dari luar yang tampil. Ini berarti kartun Indonesia tidak kalah dengan negara lain baik dari sisi ide ataupun gambarnya. (hid/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Akhir Era Gangster Hongkong

Ini seperti cerita gabungan antara kekayaan, warisan dan brutalnya gangster di Hongkong. Jumat kemarin, orang terkaya di Asia (no 23 di dunia), Li Ka-shing,...

Hi Farm Education, Solusi Penyuluhan Pertanian pada Anak Usia Dini

RADARSEMARANG.COM - Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan sumber daya alam terutama hasil pertanian. Namun saat ini, Indonesia sedang mengalami banyak tantangan meliputi menurunnya...

Nikah Wajib Tanam Pohon

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Mulai tahun 2018 ini, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mewajibkan warganya yang akan menikah untuk menanam dua pohon di wilayahnya sebelum melakukan akad...

Kendal Fokus Perbaikan Jalan dan Jembatan

KENDAL—Bupati Kendal, Mirna Annisa menyampaikan bahwa pada 2017 ini, pemerintahannya akan fokus pada pembangunan infrastrutur. Baik, jalan, jembatan, bantaran sungai, normalisasi sungai maupun saluran...

Pemeran Film Night Bus Sapa Penonton Platinum Cineplek Magelang

Pemutaran film Night Bus garapan sutradara Emil Heradi di Platinum Cineplex Magelang menuai pujian. Terlebih, 5 pemeran penting dalam film tersebut hadir menyapa penggemarnya,...

Puasa, Puluhan Polisi Gelar Aksi Bersih Masjid

UNGARAN–Memaknai bulan Ramadan penuh berkah, puluhan anggota dari Polres Semarang menggelar aksi bersih-bersih masjid, Jumat (9/6) kemarin, pukul 08.00. Kali ini, masjid yang dibersihkan...