Buka Posko Siaga Bencana di 20 Kecamatan

97

KENDAL – Masuknya musim penghujan, membuat Pemerintah Kabupaten Kendal siaga untuk mengatisipasi adanya bencana alam. Salah satunya adalah mendirikan posko siaga bencana di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal.

Kepala Penanggulannya Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, mengatakan jika untuk mengantisipasi bencana yang ada di daerah pihaknya telah mendirikan posko di setiap kecamatan yang ada. Selain itu pihaknya juga telah menyebar nomor telpon posko yang bisa dihubungi (0294) 388160.

“Nomor telpon ini sudah disebarkan oleh BPBD Kendal di awal Oktober kemarin kepada masyarakat secara luas. kami telah menyampaikan kepada para Camat agar menindaklanjutinya kepada para Kades. Sudah ada tekad dari mereka, kalau nantinya terjadi pergeseran atau limpasan air, diminta untuk segera menginformasikannya kepada kami,” katanya.

Selain itu mendirikan posko dan menyebar hotline, pihak BPBD juga telah melakukan pemetaan daerah yang rawan banjir maupun longsor seperti di daerah Kendal bagian atas yakni Kecamatan Limbangan, Singorojo, Patean, Sukorejo, Plantungan dan Pageruyung. Pun dengan Kendal bawah, yakni di Kecamatan Kendal, Patebon, Cepiring, Rowosari, dan Brangsong masuk zona daerah rawan banjir. “Pemetaan daerah rawan banjir dan longsor pun sudah kami lakukan. Kami siap turun jika sewakti-waktu terjadi bencana alam di Kendal,” tambahnya.

Kesiapan tersebut dilakukan lantaran menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah merilis bahwa Desember dan Januari nanti merupakan puncak curah hujan tertinggi yang akan terjadi di Jawa Tengah. Diperkirakan curah hujan akan mencapai antara 300 hingga 500 milimeter, ini berarti 1 meter persegi akan digelontor air sekitar 5.000 liter. “Untuk itu, BPBD Kabupaten Kendal diminta untuk siaga penuh, karena pasti akan terjadi banjir dan longsor,” tuturnya. (den/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here