Sistem Jemput Bola, Percepat Rekam Data E-KTP

513

UNGARAN–Percepatan proses rekam data E-KTP terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang. Percepatan ini, menyasar usia 17 tahun ke atas di sekolah-sekolah.

“Kami melakukan jemput bola dengan datang ke desa-desa dan sekolah-sekolah yang sudah wajib E-KTP,” kata Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang Budi Kristianto, Minggu (19/11) kemarin.

Langkah ini dilakukan untuk memenuhi target nasional percepatan pelayanan E-KTP 100 persen pada 31 Desember 2017 mendatang. Percepatan pelayanan perekaman data E-KTP ini juga untuk mendukung persiapan bagi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 serta Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang.

Dari populasi penduduk Kabupaten Semarang yang mencapai 1.008.646 jiwa, sebanyak 755.712 jiwa di antaranya merupakan penduduk wajib E-KTP. “Dari jumlah ini, masih ada 40.912 jiwa belum melakukan perekaman data E-KTP per Oktober 2017,” katanya.

Dispendukcapil Kabupaten Semarang telah menyusun sejumlah jadwal perekaman data tahap pertama, yang telah dimulai sejak Sabtu 11 November 2017 lalu. Antara lain di Desa Cukilan, Kedungringin serta Desa Suruh di Kecamatan Suruh. “Pada Selasa 14 November 2017, petugas Dispendukcapil Kabupaten Semarang juga melakukan perekaman E-KTP di SMA Sudirman, Kecamatan Ambarawa,” katanya.

Pada tahap pertama ini, petugas Dispendukcapil juga telah memastikan jadwal perekaman jemput bola di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang yaitu Desa Bedono, Kecamatan Jambu serta Desa Lemahireng di wilayah Kecamatan Bawen.

Selanjutnya, perekaman data di lingkungan penyelenggara pendidikan akan dilaksanakan di SMK NU Ungaran, pada hari yang sama. Di SMK NU Ungaran setidaknya ada 400-an potensi wajib E-KTP yang belum melakukan perekaman data.

“Di luar jadwal bulan November ini, Dispendukcapil Kabupaten Semarang juga tengah menyiapkan jadwal perekaman data E-KTP pada bulan Desember nanti,” ujarnya.

Dikatakannya, upaya yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kabupaten Semarang ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

Sebab mereka tak perlu datang ke kantor Dispendukcapil Kabupaten Semarang. Terutama bagi para pelajar berusia di atas 17 tahun, mereka bisa melakukan perekaman data E-KTP di sekolah masing- masing. “Karena petugas Dispendukcapil yang mendatangi sekolah- sekolah,” ujarnya.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Agus Saryanto menambahkan, hingga saat ini stok blangko masih aman dan tetap jalan terus. “Bahkan pekan ini, Dispendukcapil Kabupaten Semarang juga mendapatkan tambahan hingga 4 ribu keping blangko E-KTP,” katanya. (ewb/ida)