Sempat Syok, Kini Ukir Prestasi

795
Bripda Putri Damayanti. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Bripda Putri Damayanti. (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

MENJADI anggota Polri telah didambakan Bripda Putri Damayanti, sejak kecil. Namun ketika tahu dirinya dimasukkan dalam Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jateng, merasa syok dan ngeri. Gadis kelahiran asal Salatiga, 16 Juni 1995 ini tak menyangka jika dimasukkan ke dalam kesatuan pasukan elit kepolisian.

“Tapi saya bangga ditempatkan bertugas di staf Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jateng,” kata gadis yang akrab disapa Puput ini kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (18/11) kemarin.

Begitu masuk menjadi anggota Polri dan dilantik pada 29 Desember 2014, dirinya dititipkan di Polres Salatiga selama tiga bulan. “Setelah bergabung, ternyata sangat senang dan bangga. Banyak ilmu yang saya dapatkan. Misalnya latihan harian fungsi Brimob, latihan jibom (Jinak Bom) wanteror, lari siang, menembak dan bahkan renmil atau renang militer menggunakan senjata dan helm bodo,” katanya.

Tak hanya itu, tugas keras yang dijalani dengan lapang dada telah membuahkan sederet prestasi. Terbukti, beberapa waktu lalu mendapat juara harapan satu di Monas Jakarta saat mengikuti lomba lari Bhayangkara Run. “Mendapat juara 1 Kapolri Cup tim beregu beladiri Polri di Depok. Dan sekitar tiga minggu lalu, melaksanakan pelatihan di JCLEC,” bebernya.

Puput sendiri mengaku lahir dari keluarga TNI yang dibesarkan di lingkungan Asrama Yonif 411. Sebelumnya menempuh pendidikan di kampus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga setelah lulus SMA tahun 2013. “Saya sempat kuliah satu tahun di UKSW. Sempat daftar IPDN sudah sampai seleksi akhir, tapi gagal. Kemudian daftar polisi. Ini sekarang melanjutkan kuliah lagi di Untag, tahun depan wisuda,” katanya.

Gadis yang sekarang tinggal di Asrama Sat Brimob Polda Jateng ini memanfaatkan waktu luangnya untuk menyalurkan hobinya, yakni beladiri, berenang dan travelling. (mha/ida)