DUEL: Bomber PSIS Sholihul Islam ketika berduel dengan kiper Persebaya Miswar. PSIS Wajib menang di dua sisa pertandingan jika ingin lolos ke semifinal. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DUEL: Bomber PSIS Sholihul Islam ketika berduel dengan kiper Persebaya Miswar. PSIS Wajib menang di dua sisa pertandingan jika ingin lolos ke semifinal. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNG – Tim PSIS Semarang tampaknya harus segera melupakan kekalahan mereka pada laga perdana babak delapan besar Grup Y versus Persebaya. Tim berjuluk Mahesa Jenar harus segera fokus menatap laga kedua versus PS Mojokerto Putra (PSMP) Sabtu (18/11) malam.

Haudi Abdillah dkk pantang mendapatkan hasil seri atau kalah versus PSMP. Kemenangan menjadi hasil mutlak yang harus diraih PSIS jika masih ingin menjaga kans untuk lolos ke babak semifinal.

“Tak hanya lawan PSMP, kami juga harus menang lawan PSPS di laga terakhir (21/11). Kami harus tampil habis-habisan untuk meraih poin penuh pada dua pertandingan tersebut,” kata Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho.

Jika Mahesa Jenar meraih hasil sekali seri dan sekali menang pada dua laga tersebut, Haudi Abdillah dkk masih harus bergantung pada hasil laga lain yaitu antara Persebaya versus PSPS (18/11) dan Mojokerto Putra versus Persebaya (21/11).

Sementara di laga kedua yang mempertemukan antara Persebaya versus PSPS, kedua tim hanya tinggal membutuhkan satu kali kemenangan untuk memastikan satu tiket ke semifinal karena baik Persebaya maupun PSPS saat ini sama-sama mengantongi tiga poin.

“Kalau hasil Persebaya lawan PSPS adalah seri dan PSIS menang atas PSMP tentu lebih menguntungkan untuk kami karena penentuan tiket semifinal masih harus diperebutkan hingga pertandingan terakhir. Tapi saat ini kami fokus memenangi dua pertandingan sisa saja agar tidak bergantung pada hasil pertandingan lain,” sambung Agung.

Sementara dari sisi teknis, head coach PSIS, Subangkit terus mempersiapkan timnya untuk menghadapi laga versus PSMP. Segala kekurangan akan dibenahi pelatih asal Pasuruan itu agar bisa meraih hasil maksimal.

HARUS BANGKIT: Gelandnag PSIS, Ahmad Agung tak bisa memendam kekecewaan usai kalah atas Persebaya. PSIS Wajib menang di dua sisa pertandingan jika ingin lolos ke semifinal. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS BANGKIT: Gelandnag PSIS, Ahmad Agung tak bisa memendam kekecewaan usai kalah atas Persebaya. PSIS Wajib menang di dua sisa pertandingan jika ingin lolos ke semifinal. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

“Kami memiliki waktu dua kali latihan untuk memperbaiki semua lini permainan. Salah satunya finishing touch yang buruk di pertandingan lawan Persebaya kemarin,” kata Subangkit.

Subangkit juga mengatakan, di laga kedua pihaknya kemungkinan akan melakukan rotasi di beberapa lini termasuk kemungkinan kembalinya dua pemain senior Hari Nur Yulianto dan M Yunus yang mulai pulih dari cidera.

“Beberapa pemain seperti Adit Wafa dan Aldiaer Makatindu tampil bagus ketika kami turunkan lawan Persebaya. Selain itu Hari Nur dan Yunus juga sudah mulai membaik. Jadi kemungkinan akan ada rotasi di laga kedua,” pungkasnya. (bas)