SEMARANG – Warga Kelurahan Kembangarum, Manyaran, Semarang Barat digegerkan dengan seorang pemuda telanjang di dalam rumah warga. Pemuda tanpa identitas tersebut diduga mabuk dan terjatuh dari atap rumah.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (16/11) sekitar pukul 02.15 WIB. Lokasi kejadian di rumah Budi Mulyo, di Jalan Taman Borobudur Utara No 11A RT 02 RW 10 Kembangarum Semarang Barat.

Temuan ini kali pertama diketahui oleh Budi Mulyo yang saat itu terperanjat dari tidurnya karena mendengar suara gaduh benda jatuh di sekitar rumahnya. Sesaat keluar dari kamar dan menuju sumber suara mendapati seorang pemuda yang merintih kesakitan di ruangan dapur.

“Awalnya ada suara benda jatuh, setelah itu terdengar suara ngigau. Setelah dicek ada seorang laki-laki, tubuhnya sudah luka-luka,” ungkap pemilik rumah kepada petugas di lokasi kejadian, Kamis (16/11) kemarin.

Diduga pria tersebut terjatuh dari atap rumah, sebab kondisi atap dapur rusak.

“Dimungkinkan mabuk, di hutan-hutan itu, dikira jalan nyemplung di rumah orang. Awalnya pemilik rumah juga kaget dikira ada apa-apa. Ternyata orang jatuh dari atap,” beber Lurah Kembangarum, Suwarso.

Selanjutnya, pemuda tersebut dibawa ke RSUP dr Kariadi untuk menjalani perawatan lantaran mengalami luka sobek di kepala bagian kening kanan, patah hidung, patah rahang, patah tulang rusuk akibat terjatuh dari atap rumah setinggi kurang lebih lima meter.

Menanggapi adanya dugaan indikasi hendak melakukan kejahatan, Suwarso mengatakan sejauh ini pemuda nahas ini belum bisa diajak berkomunikasi dikarenakan masih dalam kondisi terpengaruh pil koplo.

“Saat ditanyai juga belum jawab, ya diduga masih pengaruh rasa mabuk itu,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Semarang Barat Kompol Nur Cahyo mengakui telah mendapat informasi adanya kejadian ini di wilayah hukumnya. Saat ini, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara detail karena bersangkutan belum sadar.

“Dari keterangan saksi, diduga mabuk jalan minggir-minggir kemudian jatuh. Kita juga belum mendapat indentitasnya karena kondisinya masih dalam perawatan. Kalau sudah sadar nanti kita periksa,” jelasnya. (mha/zal)