Satpol Razia Rokok tanpa Cukai

702
MONITORING: Petugas Satpol PP Kabupaten Wonosobo saat melakukan monitoring cukai ilegal, Rabu (15/11) kemarin. Tak lagi ditemukan pedagang menjual rokok tanpa cukai. (IST)
MONITORING: Petugas Satpol PP Kabupaten Wonosobo saat melakukan monitoring cukai ilegal, Rabu (15/11) kemarin. Tak lagi ditemukan pedagang menjual rokok tanpa cukai. (IST)

WONOSOBO—Kesadaran para pedagang untuk tidak lagi menjual rokok tanpa cukai di Wonosobo, sudah cukup baik. Kepala Seksi Bimbingan dan Penyuluhan, Bidang Penegakkan Perda Satpol PP, Warjono, mengungkap perihal tersebut ketika ditemui di sela monitoring cukai ilegal di sejumlah toko di Terminal Sawangan, Leksono, Rabu (15/11) kemarin.

Monitoring menyasar sejumlah wilayah. Meliputi, pasar Wadaslintang, Pasar Kaliwiro, Watumalang, Leksono dan Sukoharjo. Monitoring dilakukan bersama aparat dari unsur TNI dan Polri, Bagian Hukum Setda, serta Dinas Komunikasi dan Informatika. Hasilnya, tidak ditemukan pedagang menjual rokok tanpa cukai.

“Pedagang kini lebih sadar, juga enggan menanggung risiko pidana jika sampai ketahuan menjual rokok ilegal tanpa cukai,” terang Warjono. Tujuan monitoring, juga langkah antisipatif demi mencegah kerugian konsumen. “Pedagang juga bersedia melapor jika masih ada tawaran untuk menjual rokok ilegal.”

Imbauan petugas gabungan disambut positif. Hal itu terlihat ketika petugas memasang stiker berisi larangan menjual rokok tanpa pita cukai. “Tidak apa-apa dipasangi stiker Pak, agar nantinya jika ada yang coba-coba menawari rokok tanpa cukai, sudah bisa melihat sendiri aturannya,” ucap Siti Nurhasanah, 39, pemilik warung kelontong di kompleks Terminal Sawangan. (ali/isk)