33 C
Semarang
Selasa, 7 Juli 2020

Kode Etik Jurnalistik Jaga Profesionalitas

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG–Kode Etik Jurnalistik (KEJ) merupakan pegangan yang wajib dijalankan oleh semua wartawan dalam bertugas. KEJ dapat pula menjaga profesionalitas wartawan. Kepolisian juga memiliki kode etik untuk menjaga profesionalitasnya.

“Antara kerja wartawan/jurnalis dan kepolisian tidak akan terjadi friksi atau perpecahan, jika keduanya bekerja secara profesional. Sebab, dua profesi ini masing-masing memiliki kode etik atau norma profesi yang tertuang dalam undang-undang,” ungkap Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Tengah, Sri Mulyadi, Rabu (15/11) kemarin dalam Gayeng Bebarengan bertema “Sosialisasi UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik Guna Memantapkan Peran Humas Polri yang Promoter di Aula Polres Magelang Kota.

Mbah Mul—sapaan intim Sri Mulyadi—menjelaskan, sangat penting adanya sinergi antara wartawan dan Polri. Sebab, menurut Mbah Mul, ada saatnya wartawan membutuhkan informasi yang bersumber dari Polri. Pun, Polri membutuhkan wartawan untuk menyampaikan informasi yang penting diketahui publik.

“Saya yakin wartawan dan polisi tidak akan berkonflik saat menjalankan profesinya masing-masing kalau keduanya sama-sama profesional. Salah satu indikator kerja profesional adalah menaati kode etik.”

Mbah Mul menjelaskan, dalam menjalankan pekerjaannya, wartawan dilindungi undang-undang, yaitu UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers. UU Pers berisikan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang harus dipatuhi oleh setiap wartawan dalam bertugas.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Materi dalam Gayeng Bebarengan, yaitu UU Pers dan KEJ, menurut AKBP Kristanto penting diketahui oleh para anggota Polri, khususnya di lingkungan Polres Magelang Kota.

“Apalagi, tugas Polri dan wartawan seringkali beriringan di lapangan. Dengan dipahaminya KEJ dan UU Pers, diharapkan anggota Polri memahami tugas wartawan di lapangan. Sebaliknya, wartawan dapat memahami tugas Polri dengan sifat profesionalnya.” Wakil Kepala Polres, Kompol Prayudha Widiyatmoko juga hadir dalam kegiatan tersebut. Juga para perwira, ibu-ibu Bhayangkari, dan seluruh Bhabinkamtibmas. (cr3/mg9/mg11)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Manfaat Pembelajaran Brainstorming dalam KBM Fisika

METODE pembelajaran mulai banyak variasinya untuk menunjang proses kegiatan belajar-mengajar di kelas agar lebih berkembang, efektif, kreatif dan menyenangkan. Salah satu metode yang sekarang...

Ratusan Proyek Belum Dikerjakan

SEMARANG-Ratusan proyek infrastruktur yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang 2017 sebesar Rp 4,5 triliun, ternyata baru terserap Rp 1,2...

Selain Pintar, Harus Bertalenta

RADARSEMARANG.COM - KESIBUKAN di dunia modeling, tak menghalangi Linda Ratna Selfia mengukir prestasi akademis. Meski kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (Unissula)...

Karang Taruna Bedah Rumah Bu Tumirah

DEMAK-Bakti sosial (Baksos) Karang Taruna Kabupaten Demak patut diapresiasi. Ini seperti yang dilakukan di Desa Mlaten, Kecamatan Mijen. Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Demak, Saiful...

It’s Boogie Time!

"Double discman baterai dua A / Speaker aktif zaman sekarang / Mixer hijau second hand / Tata lampu tujuh belasan / Berdansa! / Disko!...

Diduga Blong, Tronton Tabrak Toko Pakaian

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Sebuah truk tronton bernopol N 8540 UR yang tengah berhenti di traffic light Jalan Diponegoro tiba-tiba tanpa kendali dan menyeruduk toko...