Kembar Bagas Bagus Akan Bela Tim Sumut

Tak Ditawari Bergabung oleh PPLP Jawa Tengah

2337
PINDAH: Pemain kembar Timnas U-16, Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (Bagas) dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri (Bagus) berfoto bersama keluarga, Rabu (15/11) kemarin, sebelum pindah ke PPLP Sumatra Utara, karena PPLP Jawa Tengah tidak segera memanggilnya untuk ikut bergabung. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)
PINDAH: Pemain kembar Timnas U-16, Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (Bagas) dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri (Bagus) berfoto bersama keluarga, Rabu (15/11) kemarin, sebelum pindah ke PPLP Sumatra Utara, karena PPLP Jawa Tengah tidak segera memanggilnya untuk ikut bergabung. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG– Pemain Timnas U-16 asal Magelang, si kembar Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi (Bagas) dan Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri (Bagus), resmi pindah dan melanjutkan ke Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumatera Utara (Sumut) pada 3 November lalu. Hal itu terpaksa dilakukan, karena keduanya tidak pernah mendapat tawaran masuk di PPLP Jawa Tengah.

Ayah si kembar Bagas dan Bagus, Yuni Puji Istiono, 46, Rabu (15/11) kemarin kepada sejumlah wartawan membenarkan kedua anaknya sudah resmi ditawari untuk masuk dan melanjutkan pendidikan di PPLP Sumut.

“Benar kami sudah mendapat surat tawaran untuk masuk di PPLP Sumut sejak 3 November lalu. Kami menerima dan memiliki pandangan bahwa Bagas dan Bagus sudah tepat masuk di sana,” kata Yuni Puji. Terkait hal itu, Senin (20/11) depan, si kembar akanberangkat ke Sumut.

Apakah tidak ada tawaran dari PPLP Jawa Tengah? Yuni menggeleng. Ia sedikit menyesalkan langkah PPLP Jawa Tengah yang tidak merespons cepat kelanjutan studi Bagas dan Bagus sejak awal. “Padahal, Bagas dan Bagus merupakan salah satu pemain Timnas U-16. Kalau memang sejak dari awal (ada tawaran dari PPLP Jateng), Bagas dan Bagus juga tidak akan kesulitan memilih sekolah, meski sempat masuk di SMAN 5 Kota Magelang selama 3 bulan,” papar Yuni.

Meski begitu, kata Yuni, keputusan si kembar Bagas dan Bagus melanjutkan studi di PPLP Sumut sudah tepat. Keduanya bisa lebih berkonsentrasi dan mengasah kemampuan bermain sepakbola. Terlebih, saat ini Bagas dan Bagus merupakan brand ambassador sebuah produk sepatu branded.

Selain itu, hasil pendidikan di PPLP Sumut, sudah berhasil meroketkan nama David Maulana sebagai gelandang serba bisa pemain U-16. Pesepakbola Egi Maulana juga berasal dari PPLP Sumut. Kini, Egi melanjutkan ke Ragunan Soccer School.

“Kemenpora memang langsung merekomendasikan ke PPLP Sumut, dengan pertimbangan agar ada kemajuan prestasi Bagas dan Bagus yang sudah dipantau sejak dulu.” Bagus bahkan pernah menjadi top scorer Piala Soeratin, dengan 11 gol. “Itu juga menjadi pertimbangan,” kata Yuni.

Yuni melanjutkan, pengurus PPLP Sumut, sekaligus pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumut, Subagja, juga menginginkan Bagas dan Bagus bergabung di PPLP-nya. Artinya, secara otomatis Bagas dan Bagus, akan masuk di Asprov PSSI Sumut dan akan membela Provinsi Sumut dalam berbagai turnamen atau kejuaraan. “Nantinya Bagas dan Bagus akan bersekolah di dekat PPLP Sumut, yaitu SMAN 15 Medan. Mereka akan belajar disana selama 3 tahun.”

Terpisah, Pelatih Tim Sepakbola PPLP Sumut, Safei Pilly, membenarkan Bagas dan Bagus sudah resmi masuk di PPLP Sumut. Pilly mengatakan, Bagas dan Bagus sudah dipantau oleh dirinya sejak dulu. “Kami senang sekali keduanya bisa bergabung dengan kami. Yang jelas, kami akan membina mereka dengan baik, terutama menempa kematangan mental mereka,” jelas Pilly.

Bagus mengatakan, dirinya sempat bersekolah di SMAN 5 Kota Magelang dan masuk menjadi siswa Kelas X IPS 5. Sedangkan Bagas di kelas X IPS 4. Bagus dan Bagas masuk di SMAN 5 pada September lalu dan sempat bersekolah selama 3 bulan.

“Tapi, selama 3 bulan, jarang masuk karena pas ada gelaran Piala Soeratin. Alhamdulillah, tampil bersama PSSA Asahan, saya menjadi top scorer dengan 11 gol, sedangkan klub juara 2,” ucap Bagus yang mengidolakan Bambang Pamungkas. (cr3/isk)