Kawanan Kera Hutan Mulai Turun Gunung

400
KELAPARAN : Monyet yang menghuni Gunung Tidar ini sering kekurangan makanan buah-buahan, sehingga sering merebut bawaan pengunjung. (puput puspitasari/radar Kedu)
puput puspitasari/radar Kedu

KEBUMEN—Sejumlah warga yang mendiami perkampungan di desa-desa kawasan pegunungan di Kebumen, mengaku resah. Sebab, kawanan kera kerap mencuri hasil panen mereka.

Martoyo, warga Desa Sidoagung Kecamatan Sruweng, menuturkan, kawanan kera liar biasanya turun ke perkampungan warga pada musim kemarau.

“Entah kenapa, pada musim penghujan kali ini, masih saja banyak kera yang datang untuk mencari makanan ke kampung-kampung warga.”

Martoyo mengatakan, pada musim kemarau, warga desa sudah terbiasa dengan kehadiran kera turun dari hutan.

Ketika warga lengah, kawanan kera itu mengambil makanan milik warga, seperti pisang, umbi, dan jambu. “Sekarang, kami tak boleh lengah, sehabis panen pisang, singkong atau ubi jalar harus langsung kami masukan ke dalam rumah,” kata Martoyo.

Selain di Sidoagung, gerombolan kera liar ke perkampungan warga juga terjadi di Desa Penusupan dan Karangjambu Kecamatan Sruweng. Kera-kera turun gunung tidak hanya pada malam hari. Tapi juga pagi dan siang hari. Warga menduga, selain bertambahnya populasi kera, persediaan makanan di hutan kurang mencukupi kebutuhan. (jpg/isk)