MTQ PELAJAR : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melepas peserta MTQ Pelajar Tingkat Provinsi, di ruang kerjanya, Rabu (15/11) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MTQ PELAJAR : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat melepas peserta MTQ Pelajar Tingkat Provinsi, di ruang kerjanya, Rabu (15/11) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Di Kabupaten Pekalongan saat ini sudah ada Kampung Batik di Wiradesa dan Kampung Tahu di Bojong. Kedua kampung tersebut sudah banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari luar daerah. Karena itulah, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, akan membangun Kampung Quran di Desa Proto Kecamatan Kedungwuni.

Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Rabu (14/11) kemarin, di ruang kerjanya saat melepas khafilah MTQ Pelajar Tingkat Provinsi Jawa Tengah asal Kabupaten Pekalongan

“Saya telah mengimbau kepada semua warga Kabupaten Pekalongan, agar melestarikan tradisi mengaji sesudah salat magrib atau deres. Ini akan membawa keberkahan luar biasa bagi Kabupaten Pekalongan. Alhamdulillah sampai sekarang tradisi itu masih ada,” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan dengan melihat potensi tradisi mengaji tersebut, dirinya mewacanakan akan membangun Kampung Quran di Kabupaten Pekalongan. Rencananya daerah yang akan menjadi pioneer adalah Desa Proto Kecamatan Kedungwuni.

Menurutnya, di Desa Proto itu ratusan lahir para hafidz dan hafidzoh atau para penghafal Alquran dan banyak pondok pesantren yang didirikan di daerah tersebut.

“Kami harapkan, ini akan menjadi tempat tujuan wisata religi di Kabupaten Pekalongan ke depannya. Nanti kami akan mengundang para kepala desa dan para kiai untuk membahas hal ini lebih lanjut. Kami akan diskusikan desain Kampung Quran. Seiring dengan itu, kami juga akan membangun Pusat LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran),” kata Bupati Asip.

Menurutnya MTQ Pelajar di tingkat Jawa Tengah ini, seharusnya dijadikan ajang untuk mengasah kemampuan sekaligus mengevaluasi, sehingga setiap tahun menjadi lebih baik dari sebelumnya. “Untuk yang juara I akan saya berikan hadiah khusus. Untuk itu, selamat berjuang, jaga kesehatan dan saya berdoa, belajarnya adik-adik di sekolah masing-masing akan semakin bagus ketika berprestasi di tingkat Provinsi Jateng,” tegas Bupati Asip.

Sementara itu, Ketua Rombongan HM Khozin melaporkan bahwa MTQ Pelajar Tingkat Provinsi Jateng tahun ini, Kabupaten Pekalongan mengirimkan 16 orang yang menjuarai tingkat Kabupaten Pekalongan.

“16 orang akan mengikuti Cabang Tilawatil Quran, Cabang Tartil, Cabang Tahfizd 5 juz. Adapun tempat pelaksanaannya adalah Surakarta, mulai 15 hingga 18 Nopember yang akan datang. Semoga berhasil, khafilah Kabupaten Pekalongan. Amiin,” jelas HM Khozin. (thd/ida)