Awasi ASN-TNI-Polri Terlibat Politik Praktis

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANGPanitia Pengawas Pemilu Kota Semarang mengingatkan para petahana gubernur, bupati maupun wali kota yang mencalonkan kembali, maka harus mengajukan cuti. Gubernur mengajukan cuti ke Mendagri, sedangkan bupati/wali kota mengajukan cuti ke gubernur.  Panwas juga memberi ‘warning’ keras agar jangan sampai ada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, maupun Polri yang berpolitik praktis. Mereka tidak boleh memakai atribut parpol, tidak boleh ikut kampanye, dan tentu saja tidak boleh menggunakan fasilitas negara untuk kegiatan politik.

“Pejabat negara harus netral. Gubernur, bupati maupun wali kota dilarang untuk melakukan mutasi pejabat minimal 6 bulan sebelum pilkada, serta dilarang menggunakan anggaran untuk kegiatan politik. Kalau petahana melanggar bisa dilakukan diskualifikasi,” terang Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar-Lembaga Panwas Kota Semarang, Nining Susanti, saat melakukan sosialisasi pengawasan pemilu bersama stakeholder di Noormans Hotel Semarang, Rabu (15/11).

Dikatakan, pihaknya memastikan bahwa ASN-TNI-Polri harus netral dan tidak boleh memasuki kegiatan politik praktis. Pihaknya melakukan pengawasan dengan cara mengamati, menilai terhadap perilaku, tindakan, syarat, prosedur dalam memastikan sesuai regulasi. “Penyelesaian sengketa dipastikan subjek, yakni antara peserta pemilu dan antarpeserta pemilu dengan penyelenggara pemilu,” katanya.

Dijelaskannya, netralitas ASN-TNI-Polri sesuai pasal 70-71 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, meliputi pejabat BUMD-BUMN, ASN, Polri, TNI.

“Penekanan materi yang bisa saya tekankan adalah proses hajatan demokrasi (Pilgub-Pilpres-Pileg) sebagai agenda negara. Maka harus disukseskan. Spirit regulasi kepemiluan adalah pencegahan secara masif, sosialisasi, menyarankan, menasehati, dan lain-lain. Ketika pencegahan sudah dilakukan secara maksimal, maka penindakan bisa dilakukan penanganan pelanggaran administrasi ke instansi induk, pelanggaran pidana ke instansi penegak hukum yakni polisi. Sedangkan pelanggaran kode etik ke instansi berwenang,” bebernya.

Perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kota Semarang Joko Hartono, mengatakan, ASN dituntut untuk netral. Namun tetap memiliki hak pilih sebagai warga negara. Sedangkan TNI-Polri yang masih aktif tidak memiliki hak pilih, namun istri dan keluarga TNI-Polri memiliki hak pilih. “ASN memiliki hak pilih, tapi di sisi lain harus netral. Larangan bagi ASN dijelaskan dalam PP No 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Ada kriteria sanksi-sanksi yakni ringan, sedang dan berat,” katanya dalam penyuluhan yang juga menghadirkan narasumber dosen UNISBA Surakarta, Muladi. (amu/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -