Tiga Peradi Persiapkan Kantor Advokat Modern

150
ADVOKAT : Tiga kubu Peradi Semarang saat memberikan sambutan dalam acara “Seminar Modern Law Firm”. (Joko Susanto / Jawa Pos Radar Semarang)
ADVOKAT : Tiga kubu Peradi Semarang saat memberikan sambutan dalam acara “Seminar Modern Law Firm”. (Joko Susanto / Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG-Tiga kubu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang bersatu dan akrab dalam acara “Seminar Modern Law Firm” yang diadakan Microsoft Indonesia bekerjasama dengan Peradi di hotel Crown Plaza Semarang.

Ketiga kubu Peradi Semarang tersebut masing-masing dipimpin Theodorus Yosep Parera, M. Reza Kurniawan dan Broto Hastono. Ketiganya juga sepakat akan membentuk kantor advokat modern yang mampu mengedepankan produktivitas mobile sehingga selalu terkoneksi, efisien dan selalu terlindungi agar mampu bersaing di era transformasi digital.

“Salah satu tantangan yang kami temui dalam mengadopsi kantor hukum modern adalah membiasakan diri kami untuk menggunakan serta terus mempelajari teknologi yang digunakan,” kata Theodorus Yosep Parera, kemarin.

Sedangkan Broto Hastono mengatakan, teknologi adalah hal yang sangat signifikan dalam mengembangkan kantor advokat modern. Menurutnya, teknologi yang maju dan tepat guna dapat mempermudah para advokat dalam menanggapi setiap peluang yang ada serta berkoordinasi dengan lebih efisien.

“Kantor hukum yang tidak adaptif terhadap perkembangan teknologi akan tertinggal dan terlindas dalam pertarungan di era globalisasi,”imbuh M. Reza Kurniawan.

Sementara itu, Business Group Head Microsoft IndonesiaLucky Gani mengatakan, dalam era transformasi digital saat ini, untuk menjaga agar tetap relevan dan kompetitif dalam pasar, maka diperlukan membentuk kantor advokat menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan klien, yang bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih efektif dan efisien.

“Kantor advokat memerlukan solusi teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat waktu dengan mengubah proses dan operasional yang ada namun tetap terlindungi,”katanya.

Pengunaan berbagai fitur teknologi yang tepat menjadi salah satu kunci terwujudnya kantor advokat modern. Melalui platform produktivitas berbasis awan Office 365 yang dimiliki Microsoft, para advokat dan ahli hukum akan menjadi lebih fleksibel untuk berkolaborasi dan berkomunikasi, baik antar anggota tim dalam kantor advokat tersebut maupun dalam memberikan jasa konsultasi hukum untuk para klien.

Office 365 juga hadir dengan sistem keamanan tingkat enterprise yang dapat menjamin keamanan data pengguna, sehingga memungkinkan para advokat untuk memastikan data dan informasi klien mereka terjaga keamanannya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here