Sat Brimob Dituntut Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalisme

148
TANGKAS : Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jateng saat menampilkan hasil latihan penanganan kejahatan tingkat tinggi, dalam perayaan HUT ke 72 Brimob di Mako Sat Brimob Polda Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANGKAS : Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jateng saat menampilkan hasil latihan penanganan kejahatan tingkat tinggi, dalam perayaan HUT ke 72 Brimob di Mako Sat Brimob Polda Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Jateng didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam bertugas. Selain itu, Satuan Brimob juga harus mampu dalam menangani kejahatan berintensitas tinggi.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan profesionalisme Sat Brimob dalam menjalankan tugas ditekankan agar tantangan kejahatan tingkat tinggi dapat ditanggulangi. Profesionalisme ini bisa dalam bentuk kemampuan personel, peningkatan moral, dan juga mental.

“Profesionalisme itu tidak serta merta tetapi perlu adanya program pelatihan yang intens. Pelatihan intens itu akan membuat personel siap dalam bertugas,” kata Kapolda dihadapan anggota Satuan Brimob saat menjadi Inspektur Upacara HUT ke 72 Brimob di Mako Sat Brimob Polda Jateng, Srondol, Selasa (14/11) pagi.

Sesuai amanah Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian, Condro menekankan Brimob juga harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai bidang tugasnya. Alasanya, Brimob sebagai anggota Polri bertugas dalam penanganan kejahatan intensitas tinggi yang menjadi perhatian masyarakat.

“Terorisme, penyanderaan, kelompok kejahatan bersenjata, dan lainnya merupakan ancaman nyata. Jadi pelayanan ini bisa diimplementasikan Brimob dalam bentuk penanganan kasus besar itu,” katanya.

Selain pelayanan dalam penanggulangan dan penanganan kejahatan tingkat tinggi, Sat Brimon juga diminta berperan aktif dalam memberikan pelayanan lain kepada masyarakat. Di antaranya penanganan bencana alam, konflik sosial, serta aktivitas masyarakat dalam skala besar termasuk pelaksanaan Pilkada di daerah-daerah.

“Sat Brimob juga harus berperan dalam penanganan konflik sosial dan bencana alam. Nanti dalam Operasi Mantab Praja selama gelaran Pilkada Serentak 2018, Sat Brimob juga akan kami kerahkan dalam pengamanan kamtibmas,” ujarnya.

Dalam peringatan HUT Korps Brimob ini, personel Sat Brimob mempertunjukkan kemampuannya. Seperti halnya peragaan dalam melumpuhkan lawan dari jarak dekat dengan keahlian bela diri, mereka juga menampilkan hasil latihan penanganan kejahatan tingkat tinggi berupa Jungle Warfare.

Penampilan lain adalah pertunjukan kekayaan budaya nusantara berupa tari daerah yang diperagakan oleh Bhayangkari Sat Brimob. Tak mau kalah, 100 pelajar SDN 06 Srondol juga mempertontonkan tari Gambang Semarang. (mha/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here