Perpustakaan Desa Pacu Warga Berinovasi

Desa Mukiran, Kecamatan Kaliwungu

103
LITERASI: Sejumlah pengelola perpustakaan Desa dan pengunjung perpustakaan berfoto bersama di perpustakaan yang diberi nama Ngudi Ilmu.
LITERASI: Sejumlah pengelola perpustakaan Desa dan pengunjung perpustakaan berfoto bersama di perpustakaan yang diberi nama Ngudi Ilmu.

KALIWUNGU – Desa Mukiran memiliki perpustakaan Desa yang telah mengoleksi sejumlah prestasi, baik di tingkat Kabupaten maupun Provinsi Jawa Tengah. Tidak hanya itu, perpustakaan yang dikelola oleh Daryati, salah satu warga Mukiran ini, berhasil mendorong warga untuk berinovasi.

Beberapa inovasi yang dikembangkan warga Mukiran dengan adanya perpustakaan ini adalah dengan menciptakan bahan bakar alternatif, berupa bahan bakar yang didapatkan dari hasil penyulingan plastik. Selain itu, ada juga warga yang menciptakan telur asap dengan berbagai macam variasi rasa.

Kades : Sony Purwono. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kades : Sony Purwono. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

“Jadi kebetulan di sini mendapat bantuan 3 komputer yang bisa akses ke internet. Melalui internet warga mencari informasi untuk kemudian dikembangkan lagi. Akhirnya banyak inovasi yang mereka ciptakan,” ujar Daryati saat ditemui di perpustakaan yang saat itu sedang ramai anak-anak yang antusias untuk menimba ilmu.

Saat ini, Perpusdes yang terletak di halaman Kantor Kepala Desa Mukiran ini memiliki koleksi buku sejumlah kurang lebih 3700 eksemplar dengan 3000 judul. Buku-buku tersebut terdiri dari buku fiksi dan non fiksi. “Ada tentang psikologi, umum, religi, sosial, hampir komplit di sini. Termasuk tentang pelajaran sekolah. Bahkan perpusdes ini menjadi rujukan SD di sini untuk mencari buku yang dibutuhkan,” jelas Daryati.

Selain membuka kran informasi, perpustakaan Desa ini juga mengadakan sejumlah pelatihan kepada warga. Diantaranya ada pelatihan menjahit, dan beberapa pelatihan lainnya. “Kami ingin berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian warga. Salah satunya melalui pelatihan itu tadi,” kata Daryati.

Senada dengan Daryati, Kepala Desa Mukiran Sony Purwono mengharapkan keberadaan perpustakaan Desa ini bisa meningkatkan pendapatan warga melalui pelatihan yang diberikan. Sehingga ke depan Desa Mukiran bisa menjadi Desa yang lebih mandiri secara ekonomi.”Tentu kami akan melakukan segala upaya untuk bisa meningkatkan perekonomian warga Desa kami. Tujuan akhirnya, kami ingin membuat Desa kami menjadi mandiri,” tegas Sony.

Perpustakaan ini kata Sony mendapat dukungan dari masyarkat. Sebab, Perpus ini secara tidak langsung juga telah mengantarkan warga untuk memenuhi kebutuhannya. Sayangnya, pengelolaan perpustakaan ini masih terkendala oleh sulitnya mencari pengelola yang dengan bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk  menjaga perpustakaan secara sukarela. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here