Peran Pejabat Pengelola Informasi Belum Optimal

92
EVALUASI Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo Eko Soeryantoro dan Sekretaris Dinas Kominfo Dwiyama saat evaluasi PPID di Aula Diskominfo, Selasa (14/11). (IST)
EVALUASI Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo Eko Soeryantoro dan Sekretaris Dinas Kominfo Dwiyama saat evaluasi PPID di Aula Diskominfo, Selasa (14/11). (IST)

WONOSOBO – Keberadaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Wonosobo dinilai masih kurang optimal dalam menjalankan peran dan fungsinya. Sekretaris Dinas Komunikasi dan Infomatika Kabupaten Wonosobo Dwiyama SB selaku PPID Utama Kabupaten mengurai hasil penilaian dari Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Jawa Tengah yang menyebutkan bahwa peran kelembagaan PPID di Wonosobo masuk kategori rendah.

“Ini sebagai bahan evaluasi kita bersama agar ke depan PPID Kabupaten Wonosobo bisa lebih baik lagi secara peran dan fungsi dalam upaya optimalisasi layanan informasi publik,” tegas Dwiyama di depan para PPID OPD dan kecamatan dalam rapat evaluasi PPID di Aula Diskominfo, Selasa (14/11).

Dari penilaian KIP Provinsi Jawa Tengah tersebut, Dwiyama menuturkan, ada banyak elemen dalam kelembagaan PPID yang perlu pembenahan. Seperti pemutakhiran konten website OPD, aktivasi layanan aduan masyarakat melalui media sosial, serta kelengkapan layanan infomasi.

Upaya pembenahan tersebut harus didukung penuh oleh setiap OPD dan kecamatan karena nantinya peran PPID pembantu di lingkup OPD maupun kecamatan lebih dekat dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan informasi. Dalam rangka itu pula, ke depan pihaknya bakal berupaya untuk lebih menguatkan serta memperluas jaringan internet, karena internet kini menjadi alat utama penyampaian aspirasi masyarakat.

“Kami juga akan melakukan optimalisasi penguasaan dan penyampaian informasi publik, membenahi website dan akun-akun media sosial, serta integrasi sistem informasi dan peningkatan SDM PPID,” bebernya. Rencana ini selaras dengan misi Dinas Kominfo untuk mewujudkan Wonosobo Smart Regency alias Kabupaten Pintar yang meliputi smart government, smart economy, smart live, smart citizen, smart environment, serta smart mobility.

Komitmen untuk memperbaiki kinerja PPID Kabupaten Wonosobo disambut positif oleh Ketua Masyarakat Peduli Pelayanan Publik (MP3) Sarwanto Priadhi. Dalam paparannya, Sarwanto yang juga pengamat kebijakan publik, berharap agar ada perbaikan tata kelola informasi pada semua badan publik agar lebih mudah, cepat dan tepat.  “Kami juga berharap agar perangkat media berbasis internet dioptimalkan agar informasi publik dapat diakses dengan lebih mudah,” jelasnya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here