Mengajar di Panti Asuhan

130
Chintya Dyah Medyasari. (DOKUMEN PRIBADI)
Chintya Dyah Medyasari. (DOKUMEN PRIBADI)

AKSI sosial bisa dilakukan dengan beragam cara. Seperti yang dilakukan Chintya Dyah Medyasari. Gadis 25 tahun ini memilih dengan memberikan inspirasi di bidang pendidikan kepada anak-anak panti asuhan.

“Kegiatan ini sudah berjalan dua tahun. Tujuannya, supaya mereka dapat terinspirasi melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Chintya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (14/11).

Menurut dara kelahiran 16 Mei 1992 ini, kegiatan tersebut awalnya dilakukan bersama teman-temannya yang tergabung dalam  Komunitas Jumat Berkah. Mereka membagikan sembako bagi anak panti asuhan. “Tapi sempat terhenti saat saya mengikuti program mengajar di Sumatera. Setelah pulang, saya kepikiran ‘kenapa tidak membuat program mengajar di panti asuhan gitu,” ucapnya.

Bersama komunitasnya itu, Chintya memberiksan materi kepada anak usia SMA. Mereka diberikan inspirasi mengenai dunia pendidikan. Ternyata hal ini mendapatkan respons yang baik dari anak-anak di panti asuhan.

“Saya dan teman-teman memberikan inspirasi ke mereka bagaimana mendapatkan beasiswa. Ada juga yang gak mau kuliah, maunya usaha. Ya, saya juga siapkan mentor untuk memberikan tips dan trik membuat usaha,” ucapnya.

Terjun langsung menginspirasi melalui pendidikan, menurut Chintya, jauh lebih bermanfaat dibandingkan hanya dengan memberi materi. Ini juga diharapkan mampu menginspirasi mereka untuk dapat menentukan masa depannya.

“Saya berharap pemerintah juga dapat memperhatikan beasiswa pendidikan kepada anak panti asuhan. Hal ini bertujuan agar mereka dapat melanjutkan jenjang yang lebih tinggi,” harapnya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here