Kenalkan Kuliner dan Budaya Masing-masing

154
MAIN ANGKLUNG : Gabungan mahasiswa Undip dan mahasiswa asing bersama-sama memainkan alat musik Angklung, dalam acara International Student Summit (ISS) di gedung ICT Centre Undip, Selasa (14/11). (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAIN ANGKLUNG : Gabungan mahasiswa Undip dan mahasiswa asing bersama-sama memainkan alat musik Angklung, dalam acara International Student Summit (ISS) di gedung ICT Centre Undip, Selasa (14/11). (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ratusan mahasiswa asing dari berbagai PTN/PTS Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat  menggelar Internasional Student Summit (ISS)2017 di gedung ICT Centre Universitas Diponegoro (Undip), Selasa (14/11).

Lebih dari 100 peserta yang berpartisipasi merupakan mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara. Diantaranya Belanda, Jepang, Rumania, Australia, Jerman, Tiongkok, Polandia, Perancis, Slovakia, Brasil, Thailand hingga Amerika Serikat. ISS adalah forum pertemuan mahasiswa asing yang digelar tiap tahun di Indonesia.

Kepala Kantor Internasional Office Dr Ir Ita Widowati, DEA mengatakan, melalui forum tersebut diharapkan mampu mempertebal ikatan akademik dan kultural mahasiswa asing dengan pemangku kepentingan pendidikan tinggi Indonesia dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Untuk mencapai hal tersebut, Undip perlu mendorong keterlibatan mahasiswa asing, tidak hanya terkait aspek akademik namun juga aspek sosial dan kultural. Dengan tujuan utama menciptakan Duta Internasional Pendidikan Tinggi Indonesia. “Kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa asing di Indonesia untuk  melatih kepemimpinan dalam kegiatan skala international dan bertukar pengetahuan tentang sistem pendidikan di Indonesia,” ujar Ita.

Tahun ini Undip didapuk menjadi co host acara ISS. Kali ini ISS mengambil tema Connect with Respect, yang bermakna memahami dan merayakan berbagai macam budaya. Di dalam acara ini juga diadakan Food and Cultural Festival. “Mahasiswa asing yang sudah mendaftar dipersilahkan untuk memperkenalkan dan membagikan makanan khas negara masing-masing atau menampilkan kesenian yang ikonik dari negara asalnya,” terangnya. (tsa/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here