Jumlah Pelanggaran Melebihi Target

124
DITINDAK: Petugas Satlantas Polrestabes Semarang saat melakukan Operasi Zebra Candi 2017 hari terakhir, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITINDAK: Petugas Satlantas Polrestabes Semarang saat melakukan Operasi Zebra Candi 2017 hari terakhir, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Kesadaran masyarakat dalam tertib berlalulintas rupanya masih rendah. Terbukti, selama berlangsungnya Operasi Zebra Candi 2017 terjaring 8.351 kasus pelanggaran.

Wakasatlantas Polrestabes Semarang, Kompol Sumiarta, menjelaskan, operasi Zebra Candi 2017 digelar selama 14 hari terhitung 1 sampai 14 November. Tercatat hingga 13 November terjadi 8.351 kasus pelanggaran. Padahal sesuai target, selama 14 hari hanya berjumlah 7.896 kasus pelanggaran.

“Jadi, ini melebihi target. Jumlah 8.351 ini belum sama operasi yang kita gelar hari terakhir ini (kemarin). Kira-kira sehari iniĀ  mencapai ratusan pelanggar yang kita tindak,” ujarnya.

Dari data yang terkumpul, pelanggaran didominasi usia produktif, yakni usia 17 hingga 30 tahun. Kasus pelanggaran juga didominasi terkait kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan melawan arus. “Termasuk strobo, stiker, plat nomor yang tidak sesuai peruntukannya kita tindak,” tegasnya.

Operasi Zebra Candi 2017 digelar ini bekerjasama dengan Denpom IV/5 Semarang termasuk Dinas Perhubungan Kota Semarang. Dalam razia kemarin, sebuah mobil Ferrari bernopol H 160 AF warna merah ditindak petugas. Pasalnya, mobil atas nama Sukendro Bejo Nugroho, beralamat Perumahan Bukit Permata Puri, Ngaliyan Semarang ini bernomor asli namun divariasi. “Kita tilang, karena tidak sesuai,” katanya. (mha/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here