Hotel Dafam Garap Sektor Corporate

121
SILATURAHMI: General Manager Hotel Dafam Semarang, Thomas Soegianto (dua dari kanan) bersama rombongan manajemen Hotel Dafam berfoto bersama dengan Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto, kemarin. (ADITYO DWI / JAWAPOS RADAR SEMARANG)
SILATURAHMI: General Manager Hotel Dafam Semarang, Thomas Soegianto (dua dari kanan) bersama rombongan manajemen Hotel Dafam berfoto bersama dengan Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto, kemarin. (ADITYO DWI / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Hotel Dafam Semarang mulai mendongkrak okupansi melalui sektor corporate. Srategi ini diluncurkan karena sektor tersebut dinilai cukup potensial untuk dikembangkan.

General Manager Hotel Dafam Semarang, Thomas Soegianto mengungkapkan, sebelumnya porsi sektor pemerintahan (government) jauh lebih besar dari sektor-sektor lain. Namun dengan keluarnya kebijakan efisiensi kegiatan di luar area kantor maka porsi mulai tergerus.

“Dulu porsinya kontribusi dari sektor pemerintahan bisa mencapai 60 persen, sisanya corporate dan lainnya. Sekarang dibalik, corporate 60 persen, baru sisanya pemerintahan,” ujarnya saat kunjungan ke kantor Jawa Pos Radar Semarang  Jalan Veteran 55, kemarin.

Strategi tersebut dinilainya cukup tepat dengan kondisi perekonomian saat ini. Pesatnya pertumbuhan hotel di Semarang juga dinilainya karena kota ini masih cukup potensial, khususnya untuk MICE  (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

“Semarang boleh dibilang kota dengan market yang unik. Bisa tiba-tiba ramai, bisa tiba-tiba sepi. Tapi khusus untuk Selasa – Kamis, untuk bisnis perhotelan okupansi rata-rata tinggi karena untuk MICE, justru weekend yang butuh usaha ekstra untuk mendatangkan tamu. Namun sejauh ini sejak awal tahun, rata-rata okupansi kami mencapai 78 persen,” katanya. (dna/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here