Guru Dibekali Advokasi Hukum

94
SERIUS: Sejumlah guru sedang mengikuti Pembekalan Advokasi Hukum di Ruang Sidang Plumpungan. (IST)
SERIUS: Sejumlah guru sedang mengikuti Pembekalan Advokasi Hukum di Ruang Sidang Plumpungan. (IST)

SALATIGA – Sebanyak 40 perwakilan guru dari 4 kecamatan mendapatkan Pembekalan Advokasi Hukum dari Bagian Hukum Setda Kota Salatiga. Korupsi dan tertib administrasi menjadi topik menarik dalam kegiatan yang berlangsung pada 13-14 November di Ruang Sidang Plumpungan.

Pemateri yang dihadirkan dalam pembekalan Kanit III Tipikor Polres Salatiga Ipda Sunarto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Adi Isnanto, dan dari Badan Keuangan Daerah.

Sunarto dalam kesempatan ini menjelaskan terkait hal yang tidak boleh diabaikan oleh penyedia jasa. Agar tidak menimbulkan permasalahan atau prasangka buruk atau kecurigaan dari masyarakat atau elemen masyarakat, penyedia harus melaksanakan beberapa hal. “Yaitu pemasangan papan penyedia jasa atas kegiatan proyek tersebut, memberikan papan atau rambu peringatan di sekitar proyek, tidak menimbun material di jalan atau sekitar pekerjaan, tidak memarkir kendaraan dan alat sembarangan sehingga membahayakan keselamatan, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar proyek,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan tentang kewenangan hibah oleh pemda. Pemda bisa memberikan hibah kepada Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah lainnya, BUMD/BUMN, badan/ lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum Indonesia. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here