Duel Klasik PSIS vs Persebaya

173
Safrudin Tahar. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Safrudin Tahar. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNG- Setelah dihadapkan pada ketidakjelasan jadwal dan beberapa kali mengalami penundaan, babak delapan besar Liga 2 Grup Y dipastikan akan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Rabu (15/11) sore ini. Duel PSIS versus Persebaya bakal menjadi laga pembuka, dilanjutkan laga PSPS Riau melawan PS Mojokerto Putra pada malam harinya.

“Siang tadi (kemarin, Red), kami sudah mendapatkan kepastian jadwal, karena izin pelaksanaan pertandingan sudah turun. Kami harap tidak ada kendala lagi, dan pertandingan bisa segera terlaksana,”kata General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Laga PSIS versus Persebaya bakal menjadi duel klasik yang cukup dinanti. Maklum saja, baik PSIS maupun Persebaya mampu tampil impresif pada 14 laga babak penyisihan grup dan 6 kali laga babak 16 besar kemarin.

Dari 20 laga yang telah mereka lalui tersebut, PSIS sebenarnya memiliki catatan yang sedikit lebih baik. Di babak penyisihan grup, tim berjuluk Mahesa Jenar ini menorehkan 11 kali kemenangan, 2 seri, dan hanya sekali kalah. Di babak 16 besar, Mahesa Jenar mencatatkan 4 kali menang, sekali seri, dan sekali kalah. Haudi Abdillah dkk juga sukses mencetak 26 gol dengan jumlah kemasukan 7 gol di babak penyisihan grup, dan 12 gol serta 5 kali kemasukan di babak 16 besar.

Sedangkan Persebaya mencatatkan 8 kali menang, 5 kali seri dan sekali kalah di babak penyisihan grup. Selain itu, tim besutan pelatih asal Argentina, Alfredo Vera, ini 2 kali menang, 3 kali seri, dan sekali kalah di babak 16 besar.

Catatan gol tim berjuluk Green Force itu juga tidak kalah dibanding PSIS. Rendy Irwan dkk mencetak 27 gol dan11 kali kemasukan pada babak penyisihan. Kemudian 10 kali memasukkan dan 2 kali kemasukkan pada babak 16 besar.

“Ynag penting anak-anak harus fokus saja. Tim pelatih dan manajemen sudah berusaha mempersiapkan tim dengan baik. Mudah-mudahan kami bisa tampil maksimal di pertandingan besok (hari ini, Red),” harap Liluk.

Head coach PSIS, Subangkit, ditemui usai official training di GBLA pagi kemarin (14/11) menambahkan, tim asuhannya cukup antusias menghadapi laga big match versus Green Force sore ini.

“Meskipun kemarin sempat terbebani dengan ketidakjelasan jadwal, namun saya lihat anak-anak cukup bersemangat dan antusias menghadapi pertandingan lawan Persebaya,” kata pelatih asal Pasuruan ini.

Subangkit saat ini masih menunggu kondisi bomber mereka, Hari Nur Yulianto, yang masih dalam masa pemulisah cedera,”Untuk M Yunus kondisinya sudah bagus. Kami memiliki banyak pilihan pemain di lini tengah,” ujarnya.

Di lini depan, dua bomber Mahesa Jenar, yakni Sholihul Islam dan Aldaier Makatindu tampil bagus dalam beberapa kali latihan,”Tinggal siapa yang lebih siap diturunkan saja,” katanya.

Disinggung mengenai kekuatan calon lawan mereka, Subangkit mengakui Persebaya adalah tim yang memiliki kecepatan. Terutama di sisi sayap mereka, pemain seperti Irfan Jaya patut diwaspadai oleh lini belakang Mahesa Jenar.

“Semua pemain Persebaya berbahaya, mereka punya kecepatan. Selain itu, lini tengah mereka juga cukup bagus di babak penyisihan atau 16 besar kemarin. Jadi, kami harus ekstra fokus sepanjang pertandingan,” katanya. (bas/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here