Curi Beras, Babak Belur

124
DIPERIKSA : Pelaku pencurian beras di Pasar Sementara Batang, Ferri saat diamankan petugas di Mapolsek setempat untuk dimintai keterangan. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
DIPERIKSA : Pelaku pencurian beras di Pasar Sementara Batang, Ferri saat diamankan petugas di Mapolsek setempat untuk dimintai keterangan. (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

BATANG – Pasar Sementara Kabupaten Batang heboh akibat salah satu pencuri yang selama ini diincar para pedagang beras akhirnya tertangkap, Selasa (14/11).  Pelaku yang bernama Feri Hakiki, 25, warga Desa Menguneng, Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, sempat menjadi bulan-bulana pedagang yang geram, hingga mukanya babak belur kena bogem mentah. Beruntung, petugas dari Polsek Batang segera menlucur ke TKP untuk mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek setempat untuk diperiksa.

“Kami memang sudah lama mengincar pencuri beras, karena sudah sering kehilangan beras, tidak satu atau dua karung, banyak. Dan korbannya beberapa pedagang di Pasar Batang,” ucap Udin, 50, salah seorang suplier beras.

Diungkapkan Udin, akibat sering kehilangan beras, pedagang sepakat ingin memancing pelaku. Dengan cara membiarkan pikap yang berisi berkarung-karung beras tergeletak begitu saja. Namun dia mengawasi dengan bersembunyi di suatu tempat yang tidak bisa dilihat orang.

Ternyata umpannya berhasil. Melihat ada pikap tak bertuan tergeletak begitu saja, pelaku dengan santai mendekat ke samping kendaraan. Kemudian dengan santai, mengambil sekarung beras dengan berat 25 kilogram. Namun belum sempat lari, sang empu pemilik beras muncul tiba-tiba.

“Awalnya saat saya tanya pelaku bilang baru beli beras, padahal beras yang dibawa di motornya adalah beras saya dan banyak saksinya. Sehingga dia langsung kami bawa ke ruang keamanan pasar untuk diamankan,” ucap Udin.

Setelah sempat dicecar di ruang kemanan, ternyata dalam setiap aksinya, pelaku sanggup mengangkut paling tidak 2-3 karung dari dalam pikap. Jika diihitung, pelaku ini sudah mencuri puluhan karung dari dalam kompleks Pasar Batang, dari berbagai pedagang.Kapolsek Batang, AKP Bambang Sugiyanto, menjelaskan akibat perbuatannya, pelaku akhirnya digelandang ke Mapolsek Batang, beserta barang bukti pencurian satu karung beras dan motor Honda Beat putih G 2773 PL. Atas kejadian tersebut, sejumlah korban menderita kerugian hingga jutaan rupiah, karena setiap karung beras, ditaksir mencapai Rp 235 ribu.

Dari hasil pemeriksaan sementara dari pelaku, beras hasil curian tersebut selama ini dijual pada salah seorang pengepul di Desa Menguneng, Kecamatan Warungasem dengan harga yang cukup miring.

“Saat kejadian pelaku yang merupakan kuli panggul ini, disuruh oleh majikannya untuk membeli lauk. Namun ternyata, dengan mengendarai sepeda motor milik majikannya tersebut, pelaku malah pergi ke Pasar Batang untuk mencuri beras,” ujarnya. (han/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here