Kejar Okupansi 75 Persen

113
SOLUTIF : Yuni J. Manicha R bersama sejumlah karyawan di Aston Inn Pandanaran. Dia siap menjadi problem solver bagi masalah yang dihadapi (Nurchamim/jawa pos radar semarang).
SOLUTIF : Yuni J. Manicha R bersama sejumlah karyawan di Aston Inn Pandanaran. Dia siap menjadi problem solver bagi masalah yang dihadapi (Nurchamim/jawa pos radar semarang).

SEMARANG – Bisnis perhotelan di Semarang terus berkembang. Ini terlihat dengan terus berdirinya sejumlah hotel di kota ini. Salah satunya Aston Inn Pandaran. Di tahun pertamanya, hotel yang berada di kawasan Pandanaran tersebut menargetkan okupansi hingga 75 persen.

General Manager Aston Inn Pandanaran, Yuni J. Manicha mengakui, secara umum hotel di ibukota Jawa Tengah ini memang sudah cukup banyak dan bervariasi. Mulai dari hotel budget hingga bintang lima. Meski demikian, ia optimistis hotel yang dibangun sejak 2016 lalu ini dapat menggaet cukup banyak konsumen.

“Lokasi hotel cukup strategis, di tengah kota, dekat pusat pemerintahan, perbelanjaan dan oleh-oleh. Transportasi juga cukup mudah. Jadi mereka yang datang untuk berbisnis atau menginap untuk berlibur juga bisa,” ujarnya.

Selain itu, konsep yang mengarah pada lifestyle hotel juga dinilainya cukup menarik. Sky lounge dengan live music dan suguhan menu-menu kekinian menjadi salah satu fasilitas yang kini banyak diminati. Terlebih bagi para eksekutif muda yang ingin ngobrol sembari menikmati pemandangan kota Semarang. “Lantai 12 juga kami sediakan untuk berbagai event. Bisa untuk arisan, bahkan yang lagi happening saat ini akad nikah by the pool juga bisa,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, standar pelayanan juga menjadi hal utama. “Dalam bisnis hospitality, pelayanan yang baik akan membuat tamu nyaman, kemudian melakukan pengulangan atau memberikan rekomendasi pada lainnya. Oleh karena itu, hal ini benar-benar kami pegang,” ujarnya.

Dengan standar pelayanan, lokasi strategis dan berbagai karakteristik unik yang dimiliki tersebut, pihaknya yakin hotel bisa mencapai okupansi hingga 75 persen di tahun pertama ini. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here