Jaga Semangat Juang

124
TETAP SEMANGAT: Tim PSIS Semarang berlatih di Lapangan Progresif Bandung Sore (13/11) kemarin. Pagi (14/11) ini Haudi Abdillah dkk rencananya akan melakukan official training di GBLA. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TETAP SEMANGAT: Tim PSIS Semarang berlatih di Lapangan Progresif Bandung Sore (13/11) kemarin. Pagi (14/11) ini Haudi Abdillah dkk rencananya akan melakukan official training di GBLA. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNG – Tim PSIS Semarang telah tiba di Kota Bandung Senin (13/11) pagi untuk melakoni babak delapan besar Liga 2 Grup Y yang rencananya akan mulai digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) 15 November besok.

Setibanya di Bandung, Haudi Abdillah dkk langsung dibawa berlatih di Lapangan Progresif Senin Sore. Head coach PSIS, Subangkit ditemui usai latihan mengatakan saat ini timnya masih dalam kondisi terbaik.

“Meskipun jadwal mengalami beberapakali perubahan namun saya lihat anak-anak masih cukup antusias menghadapi delapan besar. Yang harus kami lakukan saat ini selain persiapan teknis ya tetap menjaga semangat anak-anak,” beber Subangkit.

Subangkit mengakui, ketidakjelasan jadwal sempat membuatnya kesulitan menyiapkan program,”Apalagi kami harus berpindah-pindah tempat cukup merepotkan menyiapkan program teknis,” sambungnya.

Lebih lanjut coach Subangkit menambahkan, dua punggawa mereka yang sebelumnya mengalami cidera yaitu gelandang M Yunus dan bomber Hari Nur Yulianto mengalami progres yang cukup menggembirakan.

“Kembalinya Yunus dan Hari Nur tentu menjadi kabar baik karena kami jadi memiliki banyak alternatif. Hanya kemarin Tegar Infantrie yang dalam kondisi tidak bagus,” kata pelatih asal Pasuruan tersebut.

Sementara terkait dengan perkembangan pelaksanaan babak delapan besar Grup Y di Bandung, hingga kemarin manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar belum mendapatkan kepastian mengenai perizinan pertandingan.

General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto berharap di sisa waktu dua hari ini semua kontestan Grup Y termasuk PSIS sudah mendapatkan kejelasan pelaksanaan babak perempat final tersebut.

“Kami berharap yang terbaik saja pertandingan tidak diundur lagi. Karena kalau diundur dan dipindah tempat lagi tentu sangat merugikan secara psikis maupun finansial,” pungkas Liluk ditemui di tempat yang sama kemarin. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here