Bayar PBB-P2 Tercepat Dapat Hadiah

109
BERI APRESIASI : Usai memberikan selamat, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito berbincang-bincang dengan para penerima penghargaan wajib pajak pembayar PBB-P2 tercepat, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
BERI APRESIASI : Usai memberikan selamat, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito berbincang-bincang dengan para penerima penghargaan wajib pajak pembayar PBB-P2 tercepat, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG –Pergerakan realisasi pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) Kota Magelang dari tanggal jatuh tempo 30 September 2017 hingga bulan November 2017 naik cukup tajam. Bahkan melebihi angka yang ditargetkan Rp 5,6 miliar.

Pada akhir September, realisasi PBB-P2 mencapai Rp 6,105 miliar, kemudian naik menjadi Rp 6,235 miliar per 9 November. Kini posisi perolehan PBB-P2 sudah mencapai 111,34 persen dari yang diteragetkan. Namun demikian, dari 36.251 wajib pajak (WP) yang ditargetkan, baru 27.325 WP yang menyetor pajak. Artinya, baru terpenuhi 75,4 persen.

Kabid Pendapatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Wikan Kanuraga mengatakan, potensi PBB-P2 tahun 2017 sebesar Rp 6,424 miliar. Ia optimistis, potensi itu akan tercapai hingga akhir Desember 2017.

“Realisasinya akan bertambah terus, karena masih ada yang belum menyetor pajak, dan terkena denda 2 persen per bulan bagi yang terlambat,” kata Wikan, kemarin.

Dalam rangka optimalisasi penerimaan PBB-P2, ia telah melakukan berbagai inovasi. Antara lain, penyusunan peta zona nilai tanah (ZNT) dan reclass PBB-P2 untuk  pengingkatan potensi, pemutakhiran dan penilaian kembali data PBB-P2, dan diklat audit pajak.

“Selain itu, kami sosialisasi dan edukasi lebih intensif kepada masyarakat atau WP untuk mengubah mindset layanan pajak manual menjadi berbasis web service,” ungkapnya.

Atas capaian ini, Pemkot Magelang memberikan penghargaan kepada WP berprestasi dan pembayar PBB-P2 tercepat. Secara langsung, hadiah itu diserahkan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito saat memimpin apel pagi di halaman belakang Setda Kota Magelang.

Sigit mengatakan, pemberian penghargaan ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Penghargaan ini diberikan bagi kelurahan, rukun warga (RW), rukun tetangga (RT) berprestasi, dan penghargaan bagi WP pembayar PBB-P2 tercepat. “Kita memberikan apresiasi kepada WP yang telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Magelang, melalui pembayaran PBB-P2,” ujarnya.

Dampak dari penghargaan yang dia berikan, adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar PBB-P2 sebelum tanggal jatuh tempo. Dijelaskan pula, penghargaan bagi kelurahan, RW, RT berprestasi melihat dari capaian rupiah PBB-P2, capaian obyek pajak (OP) PBB-P2 yang membayar, dan capaian pembayaran piutang atau realisasi pembayaran tunggakan ditambah dengan realisasi penerimaan PBB-P2 yang masuk sampai dengan jatuh tempo.

Selanjutnya, kriteria penghargaan yang diberikan kepada WP perorangan, perbankan, perusahaan swasta, perhotelan dan BUMD sebagai pembayar PBB-P2 tercepat pada bulan Januari 2017 sesuai data pada cash management system(CMS).

Sementara itu, Ong Sioe Ming, penerima penghargaan kategori RT terbaik tak menyangka RT 2 RW 4 Kelurahan Rejowinangun Utara akan mendapatkannya. Ia mengapresiasi warganya yang taat membayar pajak. “Saya intensif datang ke warga, jika ada permasalahan saya siap membantu, sekaligus mengimbau warga untuk segera membayar pajak tepat waktu,” tutur Ketua RT 2 di wilayah Jalan Pemuda ini.

Beberapa kelurahan yang mendapatkan penghargaan ini, di antaranya, Kelurahan Kemirirejo, Kelurahan Jurangombo Utara dan Kelurahan Panjang. Kemudian WP pembayar tercepat, Bank Jateng, PT Asuransi Jiwa Sraya, Villa Pinus, dan Taman Kyai Langgeng (TKL). (put/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here