Bangkitkan Musisi Jazz Lokal

106
SIAP NGE JAZZ :Para panitia Diponegoro Jazz Festival saat menggelar jumpa pers di All Stay Hotel, Semarang, Mingggu (12/11). (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP NGE JAZZ :Para panitia Diponegoro Jazz Festival saat menggelar jumpa pers di All Stay Hotel, Semarang, Mingggu (12/11). (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Musisi jazz yang ada di Semarang, seakan tidak ada gaungnya di dunia musik Indonesia. Padahal genre musik ini lambat laun terus mengalami peningkatan pangsa pasar, mulai dari generasi muda, remaja, hingga dewasa.

Ketua Pelaksana Diponegoro Jazz Festival (DJF) 2017, Ausi Kurnia Kawoco mengatakan digelarnya DJF pada 17 November mendatang di halaman Gedung Widya Puraya, Undip  adalah langkah untuk mengangkat musisi jazz di Semarang. Selain itu juga  menumbuhkan genre musik jazz dan menjaring musisi jazz muda di Semarang. “Kita tahu kalau jazz saat ini belum berkembang di Semarang, sehingga harus ada wadah untuk musisi lokal agar mereka bisa terangkat,” katanya.

Menurut dia minimnya event berunansa jazz membuat aliran musik tersebut seakan tertinggal. DJF sendiri tidak akan mengekor event musik yang ada di kampus ataupun kota lain. Pasalnya pihaknya ingin DJF memiliki ciri khas yang berbeda, karena digabung dengan konsep festival. “Disini kami akan menggelar festival musik yang diikuti musisi jazz lokal. Band yang tampil diseleksi menjadi 15 band. Nah, dari 15 band itu akan disaring lagi menjadi tiga band pemenang yang berhak tampil pada acara puncak Dipo Jazz Festival,” jelasnya.

Ia menerangkan, selain band lokal DJF juga akan menghadirkan musisi jazz papan atas. Yaitu Barry Likumahua and Band, Yura Yunita, Dua Drum, serta DAC Band. Selain penampilan musikus jazz tanah air, DJF  nantinya juga akan dimeriahkan dengan penampilan band  Semarang, Jazz Ngisoringin. “Pemilihan talent kami sesuaikan dengan kalangan muda, targetnya kami bisa mendatangkan 5.000 penonton,” ucapnya.

Sementara itu perwakilan Jazz Ngisor Ringin Semarang, Katarina Hadriyani mengatakan pihaknya sangat antusias mendukung digelarnya DJF. Apalagi pihak kampus yang mau menggelar konser musik bergenre jazz dengan mengusung konsep festival. “Kita tahu event jazz di Semarang sangat jarang digelar, apalagi ini konsepnya festival yang diharapkan animo penonton juga sangat tinggi,” tuturnya. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here