Antisipasi Teror, Polres Dijaga Ketat

122

UNGARAN – Polres Semarang memperketat penjagaan di seluruh markas, Senin (13/11). Hal ini guna mengantisipasi adanya aksi teror susulan paska penyerangan dan pembakaran di Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat.

Kasat Shabara Polres Semarang, AKP Slamet Sriyanto mengatakan penjagaan dilakukan dengan pemeriksaan setiap warga sipil yang masuk ke markas. “Satu persatu warga sipil yang hendak masuk ke Polres Semarang dihentikan di pintu gerbang utama dan kemudian diperiksa oleh anggota Kepolisian,” katanya.

Petugas yang berjaga di pintu masuk Polres Semarang juga dilengkapi dengan senjata laras panjang. Petugas melakukan pemeriksaan mulai dari identitas hingga barang bawaan warga. Selain itu juga memeriksa bagasi mobil serta jok sepeda motor warga yang hendak masuk ke Polres Semarang.

Slamet mengatakan pengetatan penjagaan di Mapolres Semarang yang dinstruksikan langsung oleh Kapolri ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya aksi teror susulan. Dimana teror susulan tersebut baru-baru ini dilakukan kelompok radikal dengan cara membakar Mapolres Dharmasraya.“Untuk teknis pengetatan pengamanan, menambah penebalan penjaga dengan melibatkan unsur Dalmas hingga patroli yang nantinya akan berjaga selama 24 jam penuh,” katanya.

Selain di Mapolres Semarang, antisipasi aksi terorisme ini juga dilakukan di seluruh jajaran. Ia berharap, dengan adanya penjagaan ketat di tiap – tiap markas kepolisian ini bisa meminimalisir aksi teror yang dilakukan kelompok radikal dan mengarah pihak kepolisian. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here