33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Setahun Tercatat 17 Kasus

Peringkat 3 Angka Kematian Ibu Melahirkan

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

BATANG-Kabupaten Batang menempati urutan ketiga se-Provinsi Jawa Tengah dalam kasus kematian ibu melahirkan. Terbukti, hingga November 2017, tercatat sudah terakumulasi 17 kasus. Hal ini, menjadi perhatian penting dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional 2017.

“Sebanyak 17 kasus kematian ibu melahirkan di tahun 2017 menjadi perhatian Pemkab Batang. Karena itu, kami memerintahkan seluruh kepala Puskesmas untuk mengawasi ibu hamil dalam upaya menekan angka kematian ibu,” kata Bupati Batang Wihaji usai mengikuti senam sehat dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-53 di Alun-Alun Batang, Minggu (12/11) kemarin. Turut memeriahkan senam masal tersebut, Wihaji, Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha, Wakapolres Batang Kompol Hendri Yulianto dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang dr Hidayah Basbhet.

Bupati Wihaji berupaya melakukan langkah kongkrit untuk menekan angka kematian ibu dan anak. Di antaranya melalui layanan masyarakat Si Slamet 119 tentang kegawatdaruratan yang menjadi percontohan tingkat nasional. Layanan ini merupakan inovasi dan kreativitas Dinkes dalam memberikanan pelayanan cepat kegawatdaruratan.

“Si Slamet 119 sangat direspon masyarakat, sehingga perlu diperluas. Pasalnya, sementara ini baru ada di tiga Puskemas, yakni Puskesmas Gringsing, Tulis dan Subah. Ke depan semua Puskesmas terkoneksi Si Slamet 119 agar pelayanannya bisa lebih cepat dan maksimal,” kata Wihaji.

Ditambahkan Bupati, pada peringatan HKN menjadi momentum untuk membudayakan hidup sehat dengan menjaga pola hidup, pola makan serta berolahraga.

“Harus diawali dengan niat hidup sehat dengan makan empat sehat lima sempurna, menjaga kesehatan serta memperbanyak makan buah, sayur dan minum susu. Terpenting yaitu berolahraga,” kata Wihaji.

Selain itu, imbuhnya, untuk mencapai hidup sehat harus memenuhi syarat – syarat hidup sehat. Karena itu, harus dimulai dari diri masing–masing. Di antaranya, secara teratur berolahraga, menjaga pola makan dan  pola hidup.

“Kami berharap masyarakat Kabupaten Batang bisa lebih baik dalam menjaga kesehatannya dan memenuhi syarat hidup sehat. Dengan begitu, masyarakat  Batang bisa lebih produktif,” tutur Wihaji.

Kepala Dinkes dr Hidayah Basbhet menambahkan bahwa senam bersama untuk Pemecahan Rekor MURI tersebut dilaksanakan serentak di Indonesia. “Kami harap masyarakat bisa hidup sehat dan hidup bersih. Melalui gerakan masyarakat hidup sehat, kami mengajak masyarakat untuk makan sayur, buah dan berolahraga,” tandas dr Hidayah Basbhet. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Target Banyak Gol di Laga Pemanasan

SEMARANG – PSIS akan melakoni laga ujicoba versus Persekap Kabupaten Pekalongan di Stadion Citarum Semarang sore nanti. Laga tersebut akan digunakan oleh coach Subangkit...

Gadis-Gadis Satpol PP Digerayangi Senior

SEMARANG - Dua gadis anggota honorer baru di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, merasa menjadi korban pelecehan seksual saat dilakukan kegiatan...

Ratusan Napi Khataman Alquran

MAGELANG - Ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Kota Magelang mengikuti kegiatan Nusantara Mengaji dengan mengkhatamkan Alquran, Kamis (20/4). Kegiatan yang digelar dalam...

Taman Jalan Sultan Fatah Habiskan Rp 1,3 Miliar

DEMAK - Pembuatan taman disepanjang jalan Sultan Fatah Kota Demak menelan biaya Rp 1,3 miliar. Anggaran ini selain untuk membangun kotak kotak tempat bunga...

Infastruktur Atasi Banjir

Proyek normalisasi Sungai Tenggang dan Sringin terus dikebut. Proyek ditargetkan rampung akhir 2018 mendatang. Pengerjaan kegiatan paket I dan II yakni galian alur sungai,...

Sudirman Targetkan Bentuk 8.559 Lumbung Desa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Cagub Sudirman Said ingin membentuk 8.559 lumbung desa di Jateng. Keinginan tersebut cukup realistis, melihat Jateng merupakan daerah pertanian dan penyokong...