Penjualan Mebel Sepi Pembeli

108
TAK BERGAIRAH : Penjualan mebel menjelang akhir tahun 2017 terasa sepi. (SITI WAHYU WULANDARI/RADAR KEDU)
TAK BERGAIRAH : Penjualan mebel menjelang akhir tahun 2017 terasa sepi. (SITI WAHYU WULANDARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Menjelang akhir tahun beberapa toko mebel di Kota Megelang masih sepi pembeli. Di duga, hal ini disebabkan perekonomian masyarakat yang tidak stabil, pasca melewati momen Lebaran yang bersamaan dengan tahun pelajaran baru beberapa waktu lalu.

“Pembelian setiap hari ada, tapi tidak banyak,” kata Maskur, salah satu karyawan toko mebel Karanggading Magelang, kemarin.

Menurutnya, harga mebel yang masih cukup tinggi juga menjadi faktor lain pemicu turunnya permintaan pasar. Atas kondisi ini, pihaknya belum menyetok barang baru untuk menghadapi jelang Natal dan tahun baru.

“Harga bahan bakunya naik, otomatis mebelnya juga ikut naik. Mebel yang masih banyak dicari adalah almari,” ujarnya.

Adi, salah satu pembeli di toko tersebut mengakui, bahwa setiap tahun mengganti atau menambah perabotan rumah tangganya. Namun sekarang, ia lebih memprioritaskan kebutuhan lainnya, ketimbang berbelanja mebel.

“Saya beli mebel ini karena memang butuh, bukan sekadar bosan dengan yang lama,” ujar warga Magelang itu.

Pantauan koran ini, pengusaha mebel enggan menambah persediaan, karena tak mau mengambil risiko barang rusak atau tak laku. Bahkan bila terjadi penumpukan barang yang sudah lama, beberapa toko mengadakan cuci gudang dengan memberikan potongan harga yang menarik. (mg7/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here