Kenalkan Khasanah Budaya Lokal

109
PENTAS MALAM: Salah satu kelompok kesenian unjuk kebolehan dalam Temanggung Night Culture (TNC), Sabtu (11/11) malam. (Ahsan fauzi/radar kedu)
PENTAS MALAM: Salah satu kelompok kesenian unjuk kebolehan dalam Temanggung Night Culture (TNC), Sabtu (11/11) malam. (Ahsan fauzi/radar kedu)

TEMANGGUNG- Dua puluh kelompok kesenian dari 20 kecamatan di wilayah Kabupaten Temanggung unjuk kebolehan dalam Temanggung Night Culture (TNC), Sabtu (11/11) malam. Kegiatan perdana yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke- 183 Kabupaten Temanggung.

Ketua Panitia Acara yang juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Wara Andijani menjelaskan, TNC menampilkan 20 kelompok dengan beragam jenis kesenian dan budaya.

“Beberapa kesenian yang tampil di antaranya warokan, jathilan, gatholoco, wulangsunu, rebana, gambus, reog, topeng ireng, sandul dan zanzanen,” jelas Wara di sela acara berlangsung.

Wara melanjutkan, tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pawai kesenian serta budaya pada Hari Jadi Kabupaten Temanggung tahun ini sengaja digelar malam hari. Alasannya untuk mencari suasana baru sekaligus menarik lebih banyak animo pengunjung untuk datang.

“Pertunjukan kesenian malam hari seperti ini merupakan kali pertama yang digelar Pemkab. Semoga dengan konsep pawai malam hari ini seperti ini, lebih banyak lagi wisatawan yang datang berkunjung ke Temanggung,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Temanggung Bambang Sukarno berharap, dengan digelarnya pawai kesenian serta kebudayaan dari seluruh penjuru daerah seperti ini, masyarakat Kabupaten Temanggung khususnya dan pengunjung dari luar daerah pada umumnya semakin mengenal beragam khasanah budaya lokal daerah yang masih terjaga secara utuh sampai saat ini.

“Generasi muda harus mengenal berbagai budaya yang masih terus hidup di Kabupaten Temanggung. Bukan tanpa sebab, lewat budaya dan seni, kita semua bisa belajar tentang nilai maupun norma kehidupan,” harap Bambang.

Kegiatan berlangsung semarak. Kendati sempat diwarnai dengan turunnya hujan, namun acara tersebut tetap saja dibanjiri masyarakat yang antusias untuk menyaksikan acara. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here